Cerita Sexsex Puas Baru Kenal Sudah Bikin Hot

Cerita Sexsex Puas - Hari itu Dedi sangat kesal sekali, anak ABG yang baru saja lulus SMA tidak diperbolehkan keluar rumah, dia disuruh mejaga rumah selagi keluarganya pergi ke luar kota.

Cerita Sexsex Puas Baru Kenal Sudah Bikin Hot

“Dedi kog gak diajak sih Ma?” Tanya Dedi pada mamanya.

“Kamu di rumah aja Ded, papa dan mama cuma ngucapin selamat pada Om Ihsan atas kenaikan pangkatnya” jawab mama Dedi.

“Tapi ma, Dedi juga pengen ikut?” rengek Dedi.

“Gak usah, udah ah mama papa mau berangkat dulu, kita pulangnya besok pagi, kamu di rumah aja jangan kemana-mana” pesan mamanya.

“Tapi ma….”


“Udah sana kamu panggil temanmu untuk nemenin kamu, mama berangkat dulu ya Ndre” kata mamanya sambil berlalu.
Setelah keberangkatan mamanya, Dedi kini jadi bingung harus ngapain, karena dia di rumah Cuma seorang diri. Tiba-tiba dia mempunyai gagasan untuk memanggil cewek panggilan, entah setan mana yang membujuk Dedi untuk berbuat itu. Segera saja dia mengambil Hpnya yang berada di kamarnya, dia sudah menyimpan pin bb dari seorang cewek panggilan. Namanya Sarini. Dedi penasaran dengan Sarini kalau masang Dp di bbm fotonya terlihat sangat cantik.

Dedi pun langsung memulai chat ke Sarini, tanpa menunggu lama Sarini pun membalas chat yang dikirim oleh Dedi.

“Mas Dedi langsung datang saja ke kost aku, di Jalan Mawar, aku tunggu yach” suara Sarini yang membalas chat Dedi dengan voice chat, Dedi sangat senang sekali mendengar jawaban itu. Dia segera berganti pakaian dan segera berangkat ke kost Sarini. Dia tak lagi ingat pesan mamanya yang melarang dia untuk tidak keluar rumah.

Selang 15 menit Dedi sampai pada kost Sarini yang memang tampak seperti ajang kumpul kebo. Sarini sudah menunggu Dedi di depan kamar kostnya. Setelah memarkirkan motor Dedi segera mendekati Sarini, memang benar-benar cantik wajah Sarini. Hari itu Sarini memakai tanktop warna pink dan hotpants warna putih, yang membuat kulitnya terlihat bersih. Dedi menatap Sarini tanpa berkedip, apalagi ketika melihat toket montoknya Sarini.

“Mas Dedi kog natap aku kayak gitu sih?” sapa Sarini memecahkan keheningan.

“Hehehe..maaf, ohya kenalin namaku Dedi” jawab Dedi gugup, dia menjulurkan tangannya tapi Sarini membalas tidak dengan memberikan tangannya, dia malah langsung mencium pipi Dedi. Dia kaget bercampur malu.

“Baru kenal kog langsung cium sih” kata Dedi malu.


“Habisnya kamu ganteng sih mas, jadi nafsu deh aku…hahahaha?” canda Sarini. Entah memang benaran ganteng atau karena Dedi membawa motor ninja jadi dibilang ganteng oleh Sarini.

“Kamu bisa aja” jawab Dedi polos.

“Ayo kita berangkat” kata Sarini dengan menggandeng lenbgan Dedi.

“Kita mau kemana nih?” tanya Dedi bingung.

“Ayolah yang peting berangkat dulu” kata Sarini sambil menuntun Dedi ke parkiran. Mereka berdua lalu naik motor, Sarini memeluk erat tubuh Dedi dari belakang, punggung Dedi serasa mengganjal benda kenyal yang membuatnya geli.

“Mas, kita ke taman kota aja ya…jalan-jalan” pinta Sarini.

“Oke Sarini” jawabnya sambil mempercepat laju motornya, Dedi merasa enak dipeluk Sarini karena punggunya menempel dengan toket montok Sarini.

Sepuluh menit kemudian mereka sampai di taman Kota. Setelah memarkirkan motor Dedi lalu menggandeng tangan Sarini untuk jalan mengelilingi taman kota.

“Rame banget ya disini?” ucap Sarini memulai obrolan.

“Iya, oya Sarini kamu masih sekolah atau sudah…?” belum selesai Dedi bertanya, Sarini sudah menjawab duluan.

“Aku masih SMA…kita selfie yuk” jawab Sarini. Lalu keduanya asyik berfoto-foto.

Setengah jam kemudian Sarini mengajak Dedi untuk jalan-jalan ke Mall yang ada didekat taman kota.

“Kita jalan ke Mall yuk Dedi ganteng” ajak Sarini.

“Ayo, terserah kamu mau kemana aku ngikut deh” jawab Dedi. Bagaimana Dedi bisa menolak permintaan cewek montok ini yang tangannya dari tadi menggandeng dan menggenggam erat tangan Dedi.

Tidak hanya jalan-jalan, Sarini malah asyik memilih baju dan Dedi pun cuma mengikuti Sarini. Tapi semua yang dibeli Sarini, dibayari oleh Dedi, dia sudah mengantisipasi akan hal itu dia sudah siap membawa uang lebih.

“Mas, cocok gak?” tanya Sarini dari dalam kamar pas.

“Cocok banget, kamu jadi tambah cantik” kata Dedi sambil mencubit pipi Sarini.

“Ah mas, bisa aja” sahut Sarini sambil mencium pipi Dedi.


Pengorbanan Dedi membayar semua belanjaan Sarini tidak sia-sia karena Sarini selalu membalas dengan ciuman. Setelah puas belanja, Sarini mengajak Dedi pulang.

“Ayo mas kita pulang, nanti aku kasih hadiah buat kamu pas di kost” kata Sarini.

Dedi merasa senang, namun dia berusaha untuk menahan diri agar tidak terangsang dengan ucapan cewek montok tersebut.

Langsung saja Dedi melajukan motornya dengan cepat agar segera sampai di kost Sarini, dia tak sabar ingin segera mendapat hadiah dari Sarini.

“Ayo mas, masuk gak usah malu” kata Sarini ketika sampai di kostnya. Sarini lantas menarik Dedi untuk diajak masuk ke kamarnya.

Dedi benar-benar sudah tak tahan ingin segera ngentot cewek montok tersebut. Sarini membereskan dulu belanjaannya kemudian dia berpose layaknya model hot untuk menarik perhatian Dedi.

“Mas…sini dong jangan jauh-jauh dari adek”

“Iya sayang” jawab Dedi sambil perlahan mendekati Sarini.

“Makasih ya mas, udah membelikan aku baju”

“Iya, sayang, sama-sama”

Sarinipun langsung mencium bibir Dedi. Lidah mereka saling berpaut. Tanpa ragu tangan Dedi langsung meremas toket montok Sarini secara bergantian.

“Mas, ngremasnya kurang kenceng…” kata Sarini manja. Dedi pun lalu meremas toketnya dengan ganasnya. Tanpa diberi aba-aba Sarini lantas melepas tanktop yang dia pakai, kini Dedi dengan leluasa meremas kedua toket Sarini.

“Aaahhh…enak mas…jilat donk mas putingku”

Dedi kemudian menjilati putting Sarini dengan liarnya, membuat tubuh Sarini menggelinjang sambil menggigit bibir bawahnya menahan nikmat. Melihat Sarini menggelinjang seperti cacing kepanasan, Dedipun semakin gemas pada Sarini, dia menggit kecil puting Sarini.

“Auuu, maaas…kamu nakal deh…” desah manja Sarini. Tak hanya itu Dedipun menghisap-hisap putting Sarini yang belum ada airnya. Dedi benar-benar seperti orang kesurupan.

“Enak gak Sarini” tanya Dedi.

“Enak banget mas…gantian ya mas, aku pengen ngemut kontolmu” jawab Sarini manja.

Dedi lalu melepas celana dan juga CDnya, kontolnya yang sudah keras menjulur menantang ke mulut Sarini.


“Wow, besar juga kontolmu mas” kata Sarini lalu menjilat ujung kepala kontol Dedi. Sarini mengocok kontol Dedi dengan mulutnya. Tampak mata Dedi merem melek merasakan kenikmatan yang diciptakan oleh Sarini.

“Aaahhh…enak banget Sarini…terus sayang…” erang Dedi. Sarini semakin mempercepat gerakan mulutnya membuat Dedi semakin tak tahan.

“Crooot…crooot…croooot”. Sperma Dedi muncrat semua ke dalam mulut Sarini.

“Slruuup…slruuup” Sarini menyedot sisa sperma Dedi yang masih menempel pada kepala ujung kepala kontol Dedi.

“Enak banget mas spermamu, aku sudah gak tahan juga nih ayo mas masukan kontolmu dalam mekiku” pinta Sarini sambil melepas pakaian yang masih menempel di tubuhnya. Dedipun segera melepas kaos yang masih menempal di badannya.

Ketika Dedi melihat Sarini yang telanjang bulat seketika kontol Dedi langsung berdiri lagi. Sarini lalu membaringkan tubuhnya dan membuka lebar kedua pahanya, terlihat meki basah yang membuat nafsu Dedi bangkit kembali.

“Indah benar mekimu Sarini, boleh aku menyedotnya?”

“Buat kamu apa sih yang gak boleh mas” jawab Sarini sambil mengelus-elus klitorisnya sendiri. Tanpa berlama-lama, Dedi langsung menjilat meki Sarini.

Lidahnya berputar-putar di meki Sarini. Kedua jarinya di masukan ke dalam lubang meki, gerak jari Dedi memutar menelusuri dinding meki. Membuat Srah mendesah hebat.

“Ooohhhh masss, enak bangeeettt…. Aaahhhh…”

Mendengar jeritan Sarini, Dedipun semakin nakal. Dia memasukan lidahnya ke dalam lubang meki Sarini. Dedi menyedot lender yang keluar dari meki Sarini.

“Sedot yang kenceng maaass…aaahhh….nikmat…” erang Sarini sambil tubuhnya menegang.

Setelah puas bermain dengan meki Sarini, kini Dedi mengambil posisi menindih Sarini, dia bersiap untuk menyodokan kontolnya dalam meki yang montok itu.

“Tunggu mas…jangan tergesa-gesa….kontolnya dipakaikan helm dulu ya biar aman” kata Sarini sambil membua kemasan kondom yang di tangannya, kemudian dia memasangkan ke kontol Dedi.

“Nah kalau gini kan aman, sudah sini masukin kontolmu ke mekiku, aku sudah tak tahan mas…” kata Sarini sambil membuka kembali kedua pahanya. Dedi terlihat sangat tak sabar dia dengan cepat mengarahkan kontolnya ke maki itu dan

“Sleeep..bleeessss…”. Kontol yang terbungkus kondom itu masuk ke dalam meki Sarini. Meski sudah tak perawan mekinya masih terasa sempit.
“Aahhhh…kontolmu mantab sekali mas…lubang mekiku sampai tak muat….”

“Hari ini aku akan memuaskanmu” kata Dedi sambil terus menggenjot kontolnya. Lama-kelamaan Dedi menggenjot meki Sarini semakin cepat, kontol besar itu menyodok begitu kerasnya sampai tubuh Sarini menggelinjang tak karuan.

“Aahhh….mantab maaasss…genjot terus maaasss….” Desah Sarini sambil memejamkan matanya.

“Iya montok, hari ini kontolku jadi milkmu” balas Dedi. Mulut Dedi menyedot putting Sarini dengan penuh gairah.

“Aduuuh mas, aku dah gak tahan mas, mekiku kayaknya udah pengen ngecrot nih”

“Aahhh…aku keluaaar maasss….” teriak Sarini begitu meraih orgasmenya. Selang lima menit giliran Dedi mendapat orgasmenya.

“Montoook aku keluaaaarrr….ooohhhh….” jerit Dedi sambil mempercepat genjotannya.


Seluruh sperma Dedi tertahan di dalam kondom yang terpasang pada kontolnya. Lalu Sarini menarik kondom tersebut, dan menjilati sisa sperma Dedi yang masih menempel pada kontol Dedi.

“Pejuhmu enak sekali mas…Slruuup, slruuuup…” kata Sarini sambil menjilati kepala kontol Dedi.

“Makasih ya Sarini, aku puas sekali”

“Iya mas sama-sama, kontolmu juga sangat mantab banget, kapan-kapan kalau ada waktu main sini lagi ya mas, nanti kuservise lebih hot lagi”

Setelah itu mereka segera berpakaian kembali, lalu Dedi berpamitan pulang. Dan segera meninggalkan kost tersebut.

Terlihat diwajah Dedi senyuman kemenangan. Dedi sangat puas sudah meniduri kimcil secantik Sarini. Tak rugi dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk menikmatai tubuh montok Sarini.
Klik Games Agen Judi Online Uang Asli
Share:

Cerita Sexsex Puas Tetangga Yang Penasaran, Ketika Saya Tidur Cuma Memakai CD Saja

Cerita Sexsex Puas - Setiap hari Ibu Tintin ini wanita yang memakai jilbab panjang2 sampai ke lengan2nya boleh dikatakan akumelihatnya terlalu sempurna utk ukuran seorang wanita yag sdh berumah tangga dan tentunya aku sangatlahsegan dan hormat padanya.Suatu ketika suaminya sdh pergi ke kantor utk kerja dan aku sendiri masih di rumah rencananya agak siangan baru aku ke kantor…

Cerita Sexsex Puas Tetangga Yang Penasaran, Ketika Saya Tidur Cuma Memakai CD Saja


“Ifan…”ibu Tintin memanggil dari sebelah…karena aku msh malas2 hari ini so aku tidur2an aja di t4tidurku…”Ifan…Ifan….” Ibu minta tolong bisa..?? ujar Ibu Tintin dari luar..aku sbenarnya dah mendengar namunrasanya badanku lagi malas bangun …
karena mungkin aku yang di panggil tdk segera keluar, maka ibu Tintin dng hati2 membuka pintu rumahku dan masuk pelan2 mencari aku…seketika itu aja
uga aku pura2 tutup mataku..dia mencari2 aku dan akhirnya dia
melihat aku tidur di kamar…

“ohh….” Ujarnya…spontan dia kaget…karena kebiasaan kalo aku tidur tidak pernah pake baju dan hny celanadalam saja…dan pagi itu kontolku sebnarnya lagi tegang…biasa penyakit di pagi hari…(heheheh)

seketika itu dia langsung balik melangkah dan menjauh dari kmarku….aku coba mengintip dengan sbelahmataku…oo dia sudah tidak ada “ujarku dalam hati…tapi kira2 tak lama kemudian dia balik lagi danmengendap2 mengintip kamarku…smbl tersenyum penuh arti…cukup lama dia perhatikan aku dan stlh itu ibu Tintin lngsung balik ke rmhnya.


Besok pagi stlah semuanya tlah tidak ada di rumhnya ibu Tintin, tinggal anaknya yg plg kecil dah tidur aku
…sayup2 aku dengar di smpg rmhku yg ada di belkang, spertinya ada yg mencuci pakaian…aku intip diblkang…Ohh ibu Tintin sdng mencuci pakaian…namun dia hny memakai daster terusan panjang dan jilbab …krndasternya yg panjang, maka dasternya basah sampai ke paha…saat aku
sedang intip..ibu Tintin lgsg berdiri dan mengangkat dasternya serta merta mencopot celana dalamnya dan langsung dicuci sekalian…otomatis…saatitu aku melihat ooooohhh….memeknya yg merah dan pahanya yg putih di tumbuhi bulu2 halus…aku langsung

berputar otak2 ku ingin rasanya mencicipi memek yg indah dar
i ibu Tintin yg berjilbab ini…“Maaf ibu Tintin…kemarin ibu ada perlu saya “ tanyaku ..mengagetkan ibu Tintin dan semerta2 dia lngsungmerapikan dasternya tersingkap smpai ke paha…
Iya nih mas Ifan..Ibu kemarin mo minta tolong pasangin lampu di kmar mandi “katanya.

Kalo gitu sekarang aja bu…soalnya sbentar lagi saya mo kerja “sambil mataku melihatdasternya…me
mbayangkan apa yang didalamnya.
Oh iya ..lewat sini saja…Ujarnya..karena memang tipe rmh kost yg aku tempati di belkangnya Cuma di palang
 kayu dan seng otomatis kegiatan tetangga2 kelihatan di belakang.
Aku lngsung membuka kayu dan sengnya dan masuk ke dalam dan ibu Tintin membawaku di depan…akumengikuti di belakang…oohhh…seandainya aku bisa merasakan memek dan pantat ini sekarang” gumamku dalam hati.
“ini lampunya dan kursinya…hati2 yah jng sampe ribut soalnya anaku lg tidur”kata Ibu Tintin..


Aku lngsung memasang dan ibu Tintin melanjutkan mencuci nya, setelah selesai aku lngsg blng “ibu sdh selesai“kataku… kemudian ibu Tintin lngsung berdiri..tapi saat itu dia terpeleset ke arahku…seketika itu akumenangkapnya..ups…oh tanganku mengenai payudaranya yg montok dan tanganku satu lagi mengenailngsung pantatnya yg tidak pake celana dalam dan hny ditutupi daster saja…”maaf Dik Ifan…agak licin lantainya”ujarnya tersipu-sipu..Ifan tunggu yah ibu bikinin Teh “ujarnya lagi…Dia ke dapur dan dari belakang aku mengikutinya scr pelan2..saat teh lagi di putar di dalam gelas..langsung aku memeluknya dr blkng…Ifan…apaan2 neh…sentak Ibu Tintin…maaf bu…saya melihat ibu sangatlah cantik dan seksi..”ujarku…Jangan Ifan…aku dah punya suami ..”tapi ttp ibu Tintin tdk melepaskan pegangan tanganku yang mampir di pinggangnyadan dadanya…Ifan…jangaann.. langsung aku menciumi dari belakang menyikapi jilbabnya…sluurrp…oh
..betapa
putihnya leher ibu Tintin ‘ujarku
dalam
hati…okhh…Ifan…hmmm…ibu Tintin menggeliat..langsung dia membalikbadannya menghadapku..Ifan…aku udah bers…saat dia mo ucapin sesuatu..langsung aku cium

bibirnya…mmmprh…tak lama dia lngsung meresponku dan lngsung memeluk leherku .mmmmhprpp….bunyimulutnya dan aku beradu…aku singkapi jilbabnya sedikit saja…sambil tanganku mencoba menggerayangidadanya…aku melihat dasternya memakai kancing 2 saja diatas dadanya…aku membukanya..dan tersembullah
buah dadanya yg puti
h mulusss…slurp…kujilat

dan isap pentilnya….Ifan….ooohhh….ufhhh….”lirihnya …slurrpp….slurp..saa
t aku jilat
…sepertinya msh ada sedikit airsusunya…hmmmm…tambah nikmatnya..slurp..slurp…
Sambil menjilat dan menyedot susunya..aku tetap tidak membuka jilbab
maupun dasternya…tapi tangankutetap menarik dasternya keatas…karena dari tadi dia tidk pake celana dalam…maka dengan gampang itilnya ku
usap-
usap dengan tanganku…Ohhh…oh…sssshhhh…guma m ibu Tintin..kepalaku ku dekatkan ke memeknya dan
kakinya kurenggangka
n…sluruupp….pelan2 kujilati itil dan memeknya…

oh Ifan…eennakkh…oghu…mmmpphhff…teriaknya pelan…kulihat kepalanya telah goyang ke kanan dankekiri…pelan2 sambil lidahku bermain di memeknya …kubuka celana pendekku dan terpampanglah kontolkuyang telah tegang…namun ibu Tintin masih tidak menyadari akan hal itu…pelan2 ku mengangkatdasternya…namun tidak sampai terbuka semuanya..hanya sampai di perutnya saja…dan mulutku mulai beradudengan bibirnya yang ranum…mmmppghh…Ifan…aku…”ujar ibu Tintin..kuhisap dalam-dalam lidahnya…slurp…caup…oh ibu sungguh indah bibirmu, memekmu dan semuanya…lirihku..Sambil menjilat seluruh rongga mulutnya …kubawa ia ke atas meja makannya dan kusandarkan ibu Tintin dipinggiran meja…tanganku ku mainkan kembali ke itil dan sekitaran memeknya…ahhh…ufh…oh…Ifanll….i bu
udah nggak kuaatttttt…lirih Ibu Tintin.

Pelan2 ku pegang kontolku…ku arahkan ke memeknya yang sudah basah dan licin….dan bleeesshh….


ohhhhh…ufgh hh….Ifann….Teriak Ibu Tintin…sleepep…slepp…. Kontolku ku diamkan sebentar ….
 Ibu Tintin sepontan melihat ke wajahku..dan langsung ia menunduk lagi…kududukkan di atas meja makan dankuangkat kakinya…mulailah aku memompanya..slep…slep..selp…be lssss….oh memeknya ibu sangatenak….Ifan…kontolmu juga sangat besar….rupanya ibu Tintin udah tidak
memikirkan lagi norma2..yang ada
hanya lah nafsu birahinya yang harus dituntaskan….berulang
-ulang ku pompa memeknya dengan
kontolku….oohh..akhh…Ifan….ku balikkan lagi badannya dan tangannya memegang pinggiran meja…ku tusuk
memeknya dari belakang bleesssss
ssss… Ohhhhh….teriak Ibu Tintin…kuhujam sekeras-kerasnya
kontolku…tanganku remas2 susunya ….aku liat dari belakang sangat bagus gaya ibu Tintin nungging ini, tanpa melepas daster dan jilbabnya..ku
tusuk terus …sleeeepp….sleeps
Hingga kurang lebih setengah jam ibu Tintin bilang…Ifan….ibu udah nggak tahan…..sabar bu bentar lagi saya juga……Ujarku…Oh…ohhhh…ufmpghhh …Ifan…ibu mau keluarrrr…achhhh……semakin kencang dan terasamemeknya menjepit kontolku dan oohhhhh…ku rasakan ada semacam cairan panas yang menyirami ko
ntolku

di dalam memeknya….semakin kupercepat gerakan menusukku…slep….slurp…bleeppp… . oh Ibu aku juga dahmo sampai neh…..cepat Ifan…ibu bantu….oho….uhhhhh….ibu Tintin menggoyangnya lagi…dan akhirnyaIbu….aku mo keluararrrrr…..sama2 yang Ifan….ibu juga mo keluar lagi…teriaknya…dan….Ohhh…ack…..ahhhhh..aku dan ibu Tintin sama
 –sama keluar…dan sejenak kulihat di memeknya terlihat becek dan banjir…Setelah hening sejenak…ku cabut kontolku dan kupakai celana pendek setelah itu ibu Tintin merapikan Daster dan jilbabnya…langsung aku minta maaf kepadanya…
 Bu..mohon maaf ..Ifan khilaf.’kataku.


Tidak apa2 kok Ifan…ibu juga yang salah…yang menggoda Ifan “ujarnya…Aku langsung pamitan kembali ke rumahku sebelah dan mandi siap2 kerja…setelah mandi kulihat ibu Tintin sedang menjemur pakaian…tapi jelas didalam daster ibu Tintin tidak memakai celana dalam karena terlihat tercetak lewat sinar matahari pagi yang meninggi mulai mendekati jam 10 pagi..

Sebelum aku pergi ku sempatkan pamitan ke ibu Tintin dan dia tersenyum …tidak tau apakah ada artinya atautidak.Sejak kejadian itu, aku sering menyelinap masuk ke kamar Ibu Tintin untuk meminta jatah yang jelas tanpasepengetahuan suaminya.
Klik Games Online Uang Asli Se-Asia

Share:

Cerita Sexsex Puas, Pembantu Yang Montok Memperkosaku

Sexsex Puas - Seru dengan pembantu muda Ini merupakan beberapa waktu yg lalu. Namaku Lukman tinggal di salah satu kota besar di Jawa Barat. Yang kuceritakan disini adalah kejadian waktu aku masih duduk di kelas 1 SMP. Keluargaku tinggal di sebuah komplek perumahan yang cukup jauh dari pusat kota, sehingga suasana antar warganya masih akrab dan cukup dekat satu sama lain.

Cerita Sexsex Puas, Pembantu Yang Montok Memperkosaku



Semuanya bermula ketika keluargaku menggaji seorang pembantu yang bernama Ayen. Dia merupakan pembantu yang digaji perhari, banyak keluarga di komplek kami yang menggunakan jasanya. Suatu ketika, aku sedang memberi makan kucingku ketika bel pintu berbunyi, aku segera melihat siapa yang datang, ternyata Mbak Ayen.

“Halo Man, ada siapa di rumah?” tanya Mbak Ayen.
“Oh Mbak, kirain siapa. Mama Papa kan jam segini belum pulang Mbak..” jawabku sambil mempersilahkan dia masuk.


“Oh gitu, kalo sendirian aja biar skalian Mbak temenin aja, kamu lagi apa?” tanya Mbak Ayen lagi sambil langsung menuju dapur, aku mengikuti dari belakang sambil memandang pantat Mbak Ayen yang montok dan aduhay. Hari ini dia memakai sweater hitam yang dipadu dengan rok coklat sepanjang betis.

“Ga lagi ngapa2in Mbak..” jawabku.
“Ya udah Mbak nyuci dulu ya.” katanya lagi.
aku hanya mengangguk dan pergi ke kamarku main Playstation.
Beberapa jam kemudian aku capek dan mulai tertidur. Tiba2 Mbak Ayen masuk ke kamarku hanya dengan mengenakan handuk yang dililitkan ke badannya. aku terbangun karena suara pintu yang terbuka.

“Man, mama kamu punya hair dryer nggak?” tanyanya, sambil mengacak2 rambutnya yang basah didepan cermin besar di kamarku.

“Mama sih punya Mbak, cuman Man ga tau tempatnya dimana.” aku berbaring kembali. Mbak Ayen memang biasa mandi dan makan di rumahku apabila orangtuaku sedang tidak ada, malah kadang2 dia membawa teman2nya untuk nonton DVD, masak apa yang ada di kulkas, hingga tidur2an di kamar Mama sambil ngegosip.

“Yah, kalo gini rambut Mbak bakal lama keringnya dong.”
aku tidak menjawab. Tiba2 Mbak Ayen melemparkan tubuhnya ke ranjang, tepat disebelahku sambil tertawa.


“Uaah, Mbak ikut nungguin disini ya..” katanya. Lipatan handuknya terlepas tapi Mbak Ayen tidak berusaha merapikannya. Payudaranya yang besar terlihat jelas. Aku bengong, soalnya baru pertama kali itu aku melihat payudara seorang wanita.

“Heh kamu ngeliatin apa?” canda Mbak Ayen.
“Dadanya Mbak Ayen gede..” ucapku polos.
“Bagus nggak? Kamu suka?” tanya Mbak Ayen lagi. Tapi tanpa menunggu jawabanku tiba2 Mbak Ayen mendekap kepalaku ke payudaranya sambil tertawa2.

“Nih Man, isep..! Isep..!” candanya. Sementara aku tidak bisa bergerak karena Mbak Ayen menindihku. Aku hampir tidak bisa bernapas. Mbak Ayen terus membekapku dengan payudaranya, seringkali putingnya yang coklat dipaksakan memenuhi mulutku. Kira2 10 menit Mbak Ayen berbuat begitu, aku yang tidak tahu apa2 bingung sendiri melihat Mbak Ayen mulai keringatan dan napasnya terengah engah.

“Man, buka bajunya dong!” kata Mbak Ayen sambil berjalan menuju pintu dan menguncinya.
“Man ga mau, malu sama Mbak!” aku mulai ketakutan karena tidak mengerti apa yang terjadi dan kenapa Mbak Ayen berperilaku aneh. Aku melompat dari ranjang dan berlari menuju pintu, berusaha membukanya meski aku tahu itu percuma karena kunci pintu sudah disimpan Mbak Ayen di atas lemari yang sulit kujangkau.


“Udah sini kamu!” bentak Mbak Ayen sambil mengangkat tubuhku, aku hanya bisa meronta2 tak berdaya. Lalu Mbak Ayen membantingkan tubuhku ke atas ranjang, aku sesak, tapi Mbak Ayen tak peduli, dia langsung menindih kakiku tepat dilutut, celanaku dipelorotkan, bajuku dibuka paksa sehingga kancing2 bajuku berhamburan di lantai. Tiap kali aku mencoba bangun, Mbak Ayen mendorongku kembali, malah kadang2 dia menamparku sambil membentak2 menyuruhku berbaring.

Aku ketakutan sekali sehingga aku pasrah dan hanya bisa menangis.

Mbak Ayen mengocok penisku dan kadang2 mengulumnya sampai keseluruhan penisku masuk ke dalam mulutnya, jari2 tangan kirinya bermain2 di vaginanya. Kira2 15 menit kemudian, dia berjongkok diatasku dan mulai mengarahkan penisku yang menegang ke dalam vaginanya. Aku benar2 bingung dan tidak mengerti apapun, yang kurasakan hanya kenikmatan yang luarbiasa ketika penisku masuk seluruhnya ke dalam liang vagina Mbak Ayen.

“Ahh.. Ahh..” Mbak Ayen mendesah sementara pinggulnya bergoyang2, kadang memutar, kadang naik turun. Tanganku ditarik sedemikian rupa sehingga memegang payudaranya.
“Cepetan remes..! Yang kuat remesnya tolol!” bentak Mbak Ayen, aku sudah meremas sekuat tenaga tapi telapak tanganku tidak mampu menjangkau seluruh payudaranya. Plaak!! Mbak Ayen kembali menamparku.

“Aaah.. Mau keluar niihh..!” Mbak Ayen mempercepat gerakannya, badanku yang jauh lebih kecil dari Mbak Ayen terombang ambing mengikuti gerakannya. Meski ketakutan, aku tidak bisa berbohong kalau rasanya nikmat sekali, seperti mau kencing tapi beda. Akhirnya aku hanya memejamkan mata ketika spermaku keluar. Mbak Ayen menyadari aku keluar, dan dia makin mempercepat gerakannya sambil tertawa2.


“Oooh…! Hahaha enak kan? Aah…! Nnngh..! Mbak juga mau keluar..!” sehabis bicara begitu tubuh Mbak Ayen bergetar dan sedetik kemudian dia mendesah kencang.

“Aaaahhh…!! Nikmatt..!” desahnya sementara tubuhnya berkedut2 mengejang.

Aku tergolek lemas saat Mbak Ayen berdiri. Tiba2 dia berjongkok kembali tapi kali ini dia mengarahkan vaginanya ke wajahku.

“Aaah.., bersihin Man, jilatin semuanya!” aku tak bisa lagi memberontak. Tangan Mbak Ayen memegang kepalaku sementara vaginanya yang basah digesek2an ke mulut dan wajahku. Aku menangis dan berusaha menolak tapi tenaga Mbak Ayen jauh lebih kuat.
Dibekapnya mulutku dengan vaginanya sehingga aku kesulitan bernapas, tiba2 semuanya menjadi gelap.
Klik Games Agen Judi Online Terpercaya
Share:

Cerita Sexsex Puas saat Bercinta Dengan Mama Ku & Kakak ku

Sexsex Puas -  Saat  bercinta dengan Mama Ku & Kakak ku ,akan ku ceritakan pengalamn ku , aku memiliki 2 saudara kandung dan saat ini Papa ku sedang berada di luar kota karena dinas pekerjaan.

Cerita Sexsex Puas saat  Bercinta Dengan Mama Ku & Kakak ku

Mamaku seorang wanita yang sangat menarik, wajahnya cukup cantik, kulitnya mulus, tapi aku nggak pernah kepikiran untuk menyetubuhinya, hingga pada suatu siang, aku nggak kekampus, adikku masih disekolah, sedangkan kakakku ada dikamarnya.

“Ataa…kemari sebentar, sayang!” Terdengar suara mama memanggilku dari arah kamar mandi. Aku langsung bergegas kesana,
“Ada apa, mama?” Tanyaku.


“Sayang, tolong diputar kran air ini, keras sekali” Mama hanya mengenakkan handuk yang tidak terlalu lebar di tubuhnya. Paha mulusnya terlihat jelas, serta belahan dadanya yang indah nampak juga. Darahku sempat berdesir menyaksikan pemandangan itu.Aku langsung menuju keran air dan memutarnya, ternyata keran itu benar-benar keras. Aku mengerahkan semua tenagaku, dan akhirnya air memancar dengan deras sehingga mengenai sebagian pakaianku.

“Aku jadi basah nih mama” Kataku.

“Buka aja pakaian kamu, biar nanti mama yang nyuciin” Aku langsung membuka pakaianku kecuali celana dalam yang aku kenakan.

“Itu juga kan basah, dibuka aja sekalian” Kata mama. Aku jadi malu telanjang didepan mama. Akhirnya aku melepaskan celana dalamku. Batang penisku setengah berdiri menggelantung di selangkanganku. Mama tersenyum,

“Wah, besar juga anu kamu” Wajahku memerah, mama kemudian melepas handuknya dan memberikannya padaku

“Nih keringin tubuh kamu dengan ini”. Aku sangat terkejut, mama tidak memakai BH dia hanya mengenakkan CD saja. Buah dadanya yang bulat indah terpamapang jelas didapan mataku.

“Kok kamu jadi bengong begitu, belun pernah liat yang ginian yah?” Mukaku tambah merah. Mama kemudian membalikkan tubuhnya dan segera mandi dengan air yang memancar dari shower.
Aku belum beranjak sedikitpun.

“Nak, tolong punggung mama disabunin”. Aku mengambil sabun cair, dan mulai menggosokkan punggung mama. Aku rasakan kulit mama yang masih kencang dan lembut. Punggung mama yang mulus aku gosok namun bisa desebut membelai dari pada menggosok punggung mama.

Kami menghadap sebuah cermin besar yang ada dikamar mandi, hingga bagian depan tubuh mama terlihat jelas dengan payudara yang masih kencang dan besar juga putting payudara mama yang berwarna coklat tua namun sangan indah dan kontras dengan kulit mama yang putih. Mama memejamkan matanya menikmati usapanku. Jantungku berdetak keras tanda deras nya aliran darah di dalam tubuhku yang membangkitkan hormon kejantananku dan juga nafsu yang semakin naik.


Dengan tangan yang agak gemetar aku mulai memutar gosokan tanganku di punggung mama agak ke dapan dan membelai bagian sisi tubuh mama. Aku semakin tak dpat mengontrol nafsu dan libidoku. Jiwa ku bergejolak antara tidak atau lakukan untuk mulai merangsang mama. Namun pertahanan iman ku jebol juga. Aku dekatkan tubuhku yang bugil makin mendekat tubuh mama, dan aku dekatkan kepalaku ke leher mama. Lalu kemudian kuberanikan diri untuk muncium leher mama, tanganku mulai meremas buah dadanya pengen sekali aku masukan kontol ku kedalam memek nya.

“Jangan, sayang, ini mama kamu”. Tapi mama tidak berusaha untuk melemaskan diri. Aku terus meremas-remas buah dadanya. Aku rasakan buah dada mama yang kenyal dan empuk. Dengan sabun yang masih ada di telapak tanganku, buah dada mama terasa sangat licin namun aku sangat menikmati remasanku di payudara mama. Mama memejamkan matanya dan bibirnya mulai terbuka dan aku melihat mama menggigit bibir nya sendiri, mungkin mama juga menikmati perlakuan aku, anak kandung nya sendiri.

“Oohh..sshh..jangaann, Ataaa..”. Tiba-tiba mama sadar, ia berbalik kearahku, mukanya sangat marah dan.. “Plaakk” tangan kirinya menamparku. Aku dan mama kemudian diam seribu bahasa. Lalu mama bersuara..

“Apa yang kamu lakukan tadi, kamu mau menyetubuhi mama?”. Aku masih diam. Mama maju mendekatiku, aku jadi takut kalau mama akan menamparku lagi. Aku semakin tak karuan karena ketakutan. Ingin rasanya aku langsung lari keluar dan tidak akan bertemu mama lagi, namun..

“Kalo kamu mau begitu, baiklah, terus terang mama juga terangsang dan ingin merasakan batang penis kamu ini, tapi jangan sampai orang lain tahu.” Mama berkata sambil memegang batang penisku yang sudah tegang.

Seperti mendengar petir di siang bolong..!! nafsu ku yang sudah tidak dapat aku kontrol akhirnya mendapat penyaluran nya dan gejolak jiwaku lepas sudah saat mendengar perkataan mama tadi. Aku langsung memeluknya, saat tubuh bugil ku bersentuhan dengan tubuh bugil mama yang basah seakan ada hentakan listrik di dalam tubuhku. Kulit tubuh mama yang lembut kini bersentuhan kulit tubuhku. Libido ku naik hingga puncakya. Dan entah apa yang dapat aku lukiskan dengan kata-kata saat aku mencium bibir mama.

Bibir ku bersentuhan dengan bibirnya, ku cium dengan penuh nafsu, mama pun membalasnya dengan liar. “Mmmmmhh..mmmhhh”. Lidah kami saling beradu satu sama lain. Tubuh kami saling berhimpit, buah dada mama menekan di dadaku,terasa hangat dan sensasi yang mama berikan sangat indah dan nikmat. Penisku juga menekan bagian bawah perut mama yang masih terbilang agak rata walaupun ada sedikit menggembung. Aku rasakan kehangatan tubuh mama walaupun tubuh kami dalam keadaan basah.Tangan mama megusap penisku.

Akh.. nikmatnya saat jari-jemari mama yang panjang lemtik dan telapak tangan mama mengusap permukaan penisku yang makin keras dari pangkal hingga ujung kepala penis, sementara tanganku berada di buah dadanya. Aku remas dengan nafsu,namun aku ingin mama juga menikmati remasan anak nya pada buah dada mamanya, aku berusana meremasnya dengan lembut namun..

Mama kemudian turun kebawah kemudian jongkok, wajahnya kini berada tepat didepan batang penisku yang sudah tegang. Mama menjulurkan lidahnya kekepala pelirku dan akhirnya memasukkan batang penisku kemulutnya.

“Ooohh..sshh..eenaakk mama..maa”. Mama terus mengisap batang penisku. Lidahnya menjalar diseluruh permukaan batang sampai ke kantung zakar. Hangatnya rongga mulut mama sangat terasa di seluruh permukaan batang penisku. Mama memainkan lidah nya di uah jakarku. Lidah mama menyentuh lubang penisku, lalu turun sewrah dengan urat penisku, makin ke pangkalnya, lalu mama megulum buah jakarku.


Aku bergidik menahan dan merasakan kenikmatan itu, lidah nya kemudian naik lagi menuju kepala penis dan saat sampai di ujung penisku, mama dengan lahap memasukan lagi penisku ke dalam mulutnya dang kemudian menghisapnya dengan keras. Aku pegang kepala mama ku sambil membelai rambutnya dan agak sedikti menekan kepala mama ke selangkangan ku.

Nafasku makin teregah-engah, lalu aku melihat ke bawah ke arah mama yang dengan nafsu dan cepat mengocok batang penisku di dalam mulutnya. Aku melihat ekspresi wajah mama yang cantik dan terasa semakin cantik saat melihat beliau mengulum dan mengocok penisku. Aku makin merasakan sensai itu saat mama memandang aku kemudian berusaha terseyum walau penisku masih ada di dalam mulutnya.

“Sayaaang, kalo kamu udah pengen keluar, keluarin aja, nanti mama telan” sahut mama sambil mengulum kepala penisku. Terlihat ludah mama membasahi seluruh permukaan penisku hingga terlihat mengkilat dan ada cairan yang sedikit kental yang menempel di antara bibir dan batang penisku.

Aku yang memang sangat menikmati perlakuan mama sudah tidak dapat menahan untuk orgasme. Sambil melanjutkan kocokan nya mama meremas pantat ku Aku kemudian menyemprotkan cairan spermaku… “Crot..crot..crot…” aku semprotkan semua air mani ku di dalam mulut mama. Sambil sedikit mengerang dan sedikit berteriak aku leaskan seluruh nafsu itu di dalam mulut mama ku yang cantik. Mama langsung menelan semuanya, semua calon cucu-cucunya mama telan habis.

Aku merasakan hisapan kuat di penisku.terdengat suara “Glek..” saat mama menelan semua cairan kental dari penisku. Lalu mama mengeluarkan penisku dari dalam mulutnya, mama mengusap bibirnya yang basah oleh spermaku dan kemudian melanjutkan mengulum penisku membersihkan sisa spermaku. Tubuhku seakan lemas, lutut ku seakan tidak dapat menahan lagi berat tubuh ini, penisku mulai melembek dan terasa agak linu di ujung nya tapi yang aneh biasanya bila aku onani, setelah aku menyemprotkan sperma.

Tak ada 1 menit penisku langsung lembek dan mengecil namun saat ini mungkin kodisinya masih keras 80%, melihat itu mama lalu tersenyum. Aku di biarkan oleh mamaku untuk beristirahat sebentar,namun tidak sampai 2 menit penisku mulai mengeras lagi, nafsu dan libido ku naik lagi melihat mama yang bugil. Mama lalu berbaring dilantai.

“Naaakk, memek mama di hisap yaa..!” Aku langsung membungkuk dan menjiati seluruh permukaan memeknya.Kelentitnya aku jilat dan kugigit-gigit. Aku mencium aroma khas kewanitaan mama yang mebuat nafsu ku tak terkendali lagi. Aku merasakan cairan vagina mama yang bening dan terasa nikmat dan gurih. Aku hisap lubang tempat aku lahir dulu, aku masukan lidah ku ke dalam memek mama yang lembut dan hangat itu. memek mama makin basah oleh cairan vagina mama dan juga oleh ludahku.

“Ssssshhhh…yeeeeeaaahh…teerruuss sayaaang” Tidak lama kemudian, mama sudah tidak tahan lagi, tubuhnya mengejang, pantatnya bergerak-gerak tak karuan.
“Ataa..sshh..mamaa sudah maauu keluaarr…sshh..ooh..yeeess” Cairan putih mengalir dari lubang senggamanya, aku langsung menelan seluruh cairan itu. Emh nikmat nya..
Tiba-tiba pintu kamar mandi yang tidak terkunci itu terbuka, kakakku Radi masuk, dia sangat kaget melihat yang aku dan mamaku lakukan.

“Apa-apaan kalian, awas nanti aku adukan ke papa”

“Jangan, Radi sayang, jangan dilaporin ama papa, kalo kamu mau kamu boleh ikut juga”. Kata mama Sementara aku hanya diam dan tak tahuapa yang harus lakukan.


“Boleh nih mam?” Radi langsung melepaskan pakaiannya. Mama merubah posisinya. Dia sekarang nungging, kak Radi berada didepannya, penisnya sedang dihisap mama. Kak Radi terlihat menikmati isapan mama di batang penis nya. Aku berada dibagian pantat mama. Bongkahan pantatnya ku remas, batang penisku kumasukkan kedalam liang senggamanya. Liang itu masih terasa sempit.

“Oohh…yeess…mmhh…sshh”. mama mendesah saat perlahan batang penisku masuk menusuk ke dalam memek mami yang lembut dan hangat.Aku memaju-mundurkan pantatku. “Clook..clookk..clook” aku merasakan jepitan dan remasan otot vagina mami di batang penisku. Daging vagina mama yang lembu, basah dan licin semakin membuat gerakan keluar masuk penisku makin lancar. Sambil aku kocok penisku di dalam memek mama, aku remas buah dada mama dari belakang dan juga aku cium bagian belakang lehernya.Cerita Seks

Aku remas pantat mama, aku belai tubuhnya yang maiknbasah oleh keringat. Aku pegang pinggang mama yang ramping sambil aku tarik seirama dengan gerakan tusukan penisku di dalam vagina nya. Mama tampak sangat menikmatinya. Kupompa penisku menghujam vagina mama. Pantatnya yang montok beradu dengan pangkal pahaku. Kupeluk mamaku dari belakang sambil terus bergoyang perlahan meremas payudaranya.

15 menit kemudian mama berbaring menyamping, kak Radi menyetubuhi dari belakang. Pantat kak Radi maju mundur, kaki kanan mama terangkat keatas, tangan mama mengocok-ngocok batang penisku. Suara erangan aku, rintihan nikmat kak Radi dan desahan mama memenuhi ruangan kamar mandi kami. Lalu, kak Radi berbaring terlentang dilantai, mama naik diatas tubuhnya, penis kak Radi berada diliang senggama mama, mama menaik turunkan pantatnya, sesekali mama membungkuk dan mereka saling mengulum di bibir. Cerita ABG Sex

“Maa, punyaku dimasukkan dimana niih” Tanyaku.

“Sini sayang masukkan di lubang pantat mama”. Kata mama sambil terengah-engah dan mendesah menikmati sodokan dari kak Radi. Aku lalu jongkok di belakang tubuh mama, aku pengang pinggulnya agar pantat dan pinggul mama yang berputar dan bergoyang berhent, kak Radi tidak berhenti-hentiya meremas buah dada mama malah kadang mengulum putting payudara mama yang menbuat mama semakin keenakan. Aku lalu memasukkan batang penisku ke lubang anus mama. Aku rasakan lubang anus mama yang sempit dan juga hangat, dan dengan batual ludah gerakan masuk-keluar penisku di anus mama menjadi lancar.

Mama sangat menikmati perlakuan kedua anak kandungnya itu. Terlihat dari ekspresi wajah mama, mama mendesah nikmat, mengerang dan menjerit pelan saat kenikmatan yang mama rasakan makin memuncak. Nampak dicermin mama sedang disetubuhi oleh kedua anak laki-lakinya, posisi mama berada diantara aku dan kak Radi.

“Sshh…sssshh..yeess..oohhyeee” celoteh mama yang makin tak kuasa menahan kenikmatan yang di berikan kedua anak kandung nya, dan benar tak lama tubuh mama tiba-tiba bergetar, bergidik dan diakhhiri desahan dan lengguhan panjang yang keluar dari mulut mama hingga tubuh mama abruk di atas tubuh kak Radi. Kami yang menyadari mama telah orgasme mebiarkan beberapa saat untuk mama menikmati orgasmenya sebelum kami lanjutkan gerakan penis kami masing-masing di dalam tubuh mama.

“Sini sayang,” kata mama. Mama jongkok dilantai, aku dan Radi berdiri dedepannya. Mama mengocok dan mengulum penis kami berdua secara bergantian. Dan akhirnya ‘Crot..crot..crot..’ kami berdua orgasme, cairan sperma kami memancar hampir bersamaan. Aku dan kak Radi menikmati saat cairan kental dari penis kami muncrat dan memancar ke arah mulut mama.


“srluup…srllllp… ” Mama menelan habis cairan kami. Sebelum menelan habis cairan sperma kami berdua, mama memainkan dulu cairan sperma kami berdua di mulutnya dan memperlihatkan kepada kami saat cairan putih kental itu memenuhi rongga mulut mama.

Memang tidak semua cairan sperma kak Radi dan aku mama telan ada sebagian yang menyebar di pipi mama. Lalu akhirnya mama kembali menelan calon-calon cucunya lagi. Mama membersihkan bibirnya dari sisa air mani kami berdua dengan mengusapkan tangan nya, lalu kami berciuman.

Lalu kamu bertiga mandi bersama-sama. Sampai sekarang kami bertiga sering bersetubuh. Kadang-kadang aku dan mama tanpa kak Radi atau sebaliknya, tapi tanpa sepengetahuan papa.
Klik Games Agen Judi Online Uang Asli

Share:

Cerita Sexsex Puas Akibat Tanteku Tidak Memakai CD Lagi Tidur

Sexsex Puas - Namaku Darwin usiaku baru menginjak 17 tahun dan aku sebentar lagi akan duduk dibangku kuliah, aku akan menceritakan pengalamanku ngentot ketika kehilangan keperjakaanku waktu masih duduk dibangku SMA kelas 2. Wajahku biasa-biasa aja ngak ada yang istimewa, namun aku memiliki kelebihan mungkin agak luar biasa dibandingkan dengan orang kebanyakan yaitu mempunyai kontol yang lumayan besar lebih kurang 18 cm dengan diameter 4,5 cm. Padahal waktu tidur adek kecil ku itu Cuma 6 cm.

Cerita Sexsex Puas Akibat Tanteku Tidak Memakai CD Lagi Tidur


Cerita perselingkuhan ini berawal dari adanya hajatan dirumah nenekku yang dari ibu, kebetulan adik ibuku menikah. Semua keluarga dari ibu bermalam dirumah nenek mulai dua hari sebelum pesta dilangsungkan. Rumah nenekku tidak terlalu besar sedangkan keluarga dari ibuku semua berjumlah 14 orang beserta anak-anaknya yang ikut kerumah nenekku, semua datang sekeluarga hanya tanteku yang bernama tante lili datang sendiri karena suaminya sedang tugas keluar kota dan belum mempunyai anak. tante lili usianya sekitar 36 tahun wajahnya cantik dan tubuhnya sedikit gemuk namun padat terawat maklum orang kaya.

Karena dirumah udah penuh, maka tante lili mau menginap di losmen dekat rumah nenekku, aku mengantarnya naik motor, kemudian tanteku memilih kamar VIP yang full AC, malam itu aku pulang dan bermalam dirumah nenekku.

Pagi harinya aku disuruh mengantarkan makanan ke tante lili, aku pergi mengantar seorang diri dan kebetulan tante lili baru bangun dari tidurnya.
“Masuk Darwin..”katanya sambil membukakan pintu kamar nya
“Baik tante”, jawabku sambil masuk dan meletakkan makanan diatas meja dalam kamarnya.

“Tante terlambat bangun nih… habis semaleman tante ngak bisa tidur… kayaknya losmen ini serem deh Darwin, jadi tante agak takut jadinya..”, dia bercerita “Eh… tunggu dulu ya… tante mau mandi dulu trus mau bonceng sama Darwin ke Rumah Ibu, tante males mau naik becak”, sambungnya.
“baik tante..”, jawabku.

tante lili masuk kekamar mandi sedangkan aku duduk di kursi yang tersedia di dalam kamar losmennya. Suara air mengguyur badannya kudengar, dan tiba-tiba otak kotorku berjalan ketika kulihat lobang kunci kamar mandinya. Aku berjalan pelan-pelan menuju kamarmandinya terus aku mengintip kedalam, kulihat tanteku lagi menyabuni seluruh tubuhnya dan aku terpana melihat tubuhya yang mulus dengan buah dada yang besar dan kulihat lagi bulu vaginanya yang rapi, mungkin tante lili rajin merawat dan mencukur bulu vaginanya, aku menelan ludah dan otomatis kontolku langsung menegang.

Agak lama aku mengintip tante lili mandi sambil nafasku ngos-ngosan ngak tahu kenapa sampai akhirnya tante lili selesai aku cepat-cepat duduk kembali dikursi sambil pura pura SMS. Seolah-olah ngak terjadi apa-apa.

“Hayo SMS sama pacarnya ya ?” Tiba-tiba terdengar suara tante lili didepan ku
“eh enggak tante…masih belum punya pacar “jawabku gugup, maklum orang berbuat salah pasti pikirannya kalut
“Darwin… kamu keluar dulu ya… tante mau ganti baju trus kita berangkat, biar tante mau makan dirumah ibu aja”, kata tanteku.
Aku keluar dari kamarnya dan menunggu diruang loby sampai akhirnya tanteku datang dan kami berdua berangkat kerumah nenek.


Malam harinya sekitar jam 9 malam tante lili minta diantarkan ke losmen lagi, dan tante lili cerita sama ibuku bahwa tante lili agak ketakutan tidur sendiri di losmen. Dia meminta aku untuk menemaninya, dan ibuku mengizinkannya, jadilah aku malam itu menginap di losmen menemani tante lili. Berhubung tempat tidurnya single bed maka aku tidur dibawah.

tante lili tiduran sambil menerima telpon dari mas Bagus suaminya, dari omongannya tante lili cerita lagi ditemani aku karena takut keadaan losmen yang seram ini menurutnya. Sekitar jam 11 malam aku bangun pingin pipis habis hawa AC membuat ku mau pipis, aku pergi kekamar mandi dan malai pipis… serr… lega rasanya. Setelah aku membasuk kontolku mataku tertuju pada celana dalam berwarna crem yang ada digantungan di kamar mandi.

Iseng aku memegangnya dan kuperiksa celana dalam itu, lalu karena penasaran kucium celana dalam itu pas dibagian yang menutupi lobang vaginanya, kuhirup aromanya dan serr… darahku mengalir deras dan detak jantungku deg-deggan langsung aja aku horny saat itu, kuulang ulang mencium CD itu dan aku tambah horny saja. Kontolku tegak setegak-tegaknya.

Dalam pikiranku berkata, wah berarti tante lili saat ini tidur ngak pake CD dan ketika keluar dari kamar mandi mataku otomatis tertuju pada bawah pusar tante lili yang saat itu terlentang dengan dengkuran yang halus, namun tidak dapat kulihat dengan jelas karena lampu kamar yang redup. Malam itu aku ngak bisa tidur, terbayang tubuh tante lili yang lagi mandi juga terbayang Cdnya juga terbayang yang lain-lainnya dengan kontolku yang tegak ngak tidur-tidur… sialan… umpatku dalam hati.

Kulirik jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari, namun mataku ngak bisa terpejam, tiba-tiba aku dengar suara:
“Will… Darwin.”
Aku pura-pura ngak mendengar.
“Darwino”, kali ini suaranya agak keras dan kayak orang gemetaran.
“Iya tante lili ada apa?”, tanyaku sambil pura-pura lemas.
“Tolong Darwin tante pinjam selimutnya, ngak tahu nih tante kedinginan..”, balasnya.

Aku bangun dan berjalan menghampirinya sambil menyerahkan selimut yang aku jadikan alas”, kamu tidur diatas aja Darwin disamping tante…”
“Iya tante…”, jawabku, tetapi dadaku tambah deg-degan, maklum otakku mulai ditumbuhi hal-hal porno.

“Sini selimutnya berduaan biar kamu ngak kedinginan”, katanya, seperti kerbau dicucuk hidungnya aku nurut aja memepetkan badanku kedekat tante, maklum selimutnya kecil jadi untuk berdua harus mepet.


tante lili miring membelakangiku sedang aku masih terlentang, kudengar nafasnya teratur dengan halus menandakan dia terlelap lagi, aku menghadap tanteku dan tak sengaja kontolku menyentuh pantatnya, ada desiran aneh didarahku dan rasa hangat dikemaluanku, aku sengaja menyentuhkan kemaluanku di pantatnya dan rasa hangat itu kembali menjalar, semakin kudekatkan dan semakin menempel aku makin merasakan kehangatan itu, aku berhati-hati sekali takut tante lili terbangun aku menyingkapkan daster bagian belakang tante lili keatas, oww… terlihat jelas buah pinggulnya yang kembar sangat mulus, maklum belum punya anak, dan diantara dua belah pantatnya aku liat ada sebuah gundukan berbulu dengan garis memanjang ditengahnya. Pikiranku makin tak karuan dan kulihat penisku, nampak diujungnya mengeluarkan cairan bening yang lincin langsung kuoleskan keseluruh ujung kepala penisku.

Perlahan aku sentuhkan penisku ke gundukan berbulu milik tante lili, “ohh…”, aku merintih perlahan merasakan sensasi sentuhan penisku pada vagina tante lili, kugerakkan sedikit pantatku untuk menekan vagina tante lili, namun aku tidak tahan menahan sesuatu yang hendak meledak keluar dari dalam penisku dan croot… croot… croooot… aku keluar… kupejamkan mataku untuk menikmatinya,
Kulihat spermaku banyak tumpah dibulu vagina dan paha bagiaan dalam tante lili, karena takut tante lili terbangun maka aku segera tidur, dengan senyum penuh kepuasan.

“Darwin…bangun udah jam 8 pagi”, sayup kudengar ada orang membangunkanku, aku segera membuka mata dan melihat tante lili sudah selesai mandi. tante lili memakai handuk yang dililitkan didadanya sambil tersenyum tante lili menghampiriku dan duduk disebelahku:
“Darwin tadi malam kamu mimpi ya..?”

“Eng…”, belum sempat aku menjawab tante lili meneruskan bicaranya.
“Berarti sekarang kamu sudah aqil balig, kamu harus mandi wajib, tadi pagi di paha dan pantat tante banyak kena tumpahin sperma kamu”, kata tante lili.

“Maaf tante… Darwin ngak sengaja”, jawabku spontan karena terkejut, “mati aku… Duh malunya…”, bathinku dalam hati.
“Nah lihat tu… burung kamu bangun mulai tadi…”, kata tante lili sambil matanya melihat kebawah perutku.

Astagaaaaaa… Rupanya semalam aku lupa memasukkan burungku kedalam sangkarnya dan mulai pagi tadi dilihat sama tante lili.
“Maaf tante…”, kataku dengan malu-malu sambil menarik celanaku dan memasukkan batangku kedalam Cdku, tiba- tiba.
“Jangan dimasukkan dulu Darwin…! Darwin kan sudah dewasa sekarang… namun Darwin belum diketahui Darwin itu sempurna apa tidak…”, kata tante lili.

“Sempurna gimana tante..??”, tanyaku sambil menggeruntukan dahiku, untuk yang ini aku memang ngak tahu, bukan pura pura ngak tahu.
“Kadang ada orang yang sukanya sesama jenisnya sendiri, trus ada yang impoten akhirnya ditinggal pergi sama istrinya, jadi tante pingin tahu Darwin sempurna apa tidak, kamu keluarin lagi deh burungnya!”, perintah tante lili, Akupun spontan mengeluarkan lagi penisku dari dalam celanaku yang kebetulan masih kaku.

Kulihat tante lili menelan ludah sedikit melirik kepenisku, dan tante lili berkata “Darwin diam aja ya nanti, Darwin pejamkan mata aja kalau takut sakit, ini Cuma tes aja koq…”
“Baik tante.”


Aku memejamkan mata, dan aku rasakan tante lili naik keatas tubuhku tanpa melepas handik yang dipakainya, dan kurasakan penisku tertempel oleh benda berbulu dan basah sehingga aku merasa sedikit geli dan terkejut .

“Emm..”, aku berguman sambil terpejam.
“Kenapa Darwin…sakit..??”, agak berbisik suara tante lili dengan nafas sedikit bernafsu.

“Enggak tante…ngak apa-apa.”
Ada sedikit gerakan yang dilakukan tante lili sehingga vaginanya menekan penisku kearah atas trus kebawah dan itu berlangsung beberapa saat, aku merasakan geli yang luar biasa dan aku menggigit bibir bawahku supaya tidak bersuara, aku membuka sedikit mataku ingin melihat wajah tante lili, ternyata tante lili memejamkan matanya juga sambil menggigit bibirnya juga, gesekan antara vagina tante lili dan penisku makin licin sehingga berbunyi “tet… pret… pret… pret…” setiap tante lili memaju mundurkan vaginanya diatas penisku.
Kemudian tante lili berhenti bergerak, dan dengan nafas agak tak teratur bilang:
“Darwin… sekarang tes terakhir ya…”
“iya tante… Darwin siap”.

Aku merasakan jari tante lili memegang penisku bagian tengahnya, sesaat kemudian aku merasakan kepala penisku menyeruak suatu lubang yang agak lebar sehingga gampang masuknya, aku merasakannya sambil memejamkan mata dan menikmatinya.

Ketika baru sepertiga masuk aku merasakan ujung penisku membentur semacam dinding yang berlobang kecil sekali, dan lobang itu kayaknya seperti cincin, kepala penisku terarah kesana dan kurasakan pemilih lobang itu yaitu tante lili berusaha untuk memasukkan kepala penisku kelobangnya namun agak kesulitan.

Kurasakan tekanan tante lili makin kuat terhadap penisku dan sepertinya kulit kepala penisku terkupas oleh cincin itu rasanya nyilu nyilu enak sehingga aku keluar suara.
“aakh…”
tante lili menghentikan gerakannya .
“Gimana Darwin… Sakit..??”

“Enggak tante ngak apa apa…”
Tiba-tiba kurasakan lobang cincin itu berkedut-kedut dan meremas perbatasan antara kepala penisku dan batangnya, tadi mungkin kepalanya sudah melewati cincin itu, dan sepertinya kepala penisku diempot oleh benda didalam vagina tante lili.
“Akh… akh…”, tiba-tiba tante lili bersuara.


Kembali kurasakan jepitan cincin itu makin kuat dan penisku sepertinya tersiram air hangat didalam vagina tante lili, akupun kehilangan kendali merasakan jepitan itu dan tidak dapat menahan sesuatu yang akan keluar dari dalam penisku dan aku terpekik akh… Crooot…croot..crot… Sekitar 4 kali cairan itu menyemprot kedalam vagina tante lili.
Penisku masih tertanam didalam vagina tante lili beberapa saat kuliahat tante lili masih memejamkan matanya…
“Udah tante tesnya…??”, tanyaku.
“Emm udah… Darwin, ternyata kamu laki-laki yang normal”, jawabnya sambil mengangkat pantatnya melepaskan penisku divaginanya, trus tante lili berjalan ke kamar mandi.

Aku melihat kearah penisku, disana ternyata banyak berlepotan cairan berwarna putih, ada yang kental ada yang bening sebagian lagi ada di bulu-buluku yang masih halus, aku berpikir dalam hati. Seandainya tes ini dilakukan setiap hari, mungkin aku tidak adak menolaknya.........
KLIK GAMES AGEN JUDI OLINE UANG ASLI

Share:

Label

333
333
333