Cerita Seks Tante Ikut Menonton Film Blue Bersama-KU

Sexsek Puas - Panggil saja namaku Herman, Aku adalah seorang pria lajang berumur 23 tahun yang berkerja di salah satu perusahaan asing di daerah Depok, Jakarta. Sebagai Pria lajang, dulunya saya tinggal bersama orang tuaku di perumahan Komplek Militer. Namun karena aku adalah seorang Pria yang sudah dewasa, maka akupun memutuskan untuk hidup mandiri.

Cerita Seks Tante Ikut Menonton Film Blue Bersama-KU


Sungguh memang sudah rezekiku, ketika aku memang bermaksud untuk tinggal sendiri kebetulan saudaraku menawarkan aku untuk menghuni apartemen miliknya, karena dia akan dibawa untuk tinggal bersama suaminya ke Bandung, Jawa barat. Pada hari pertama aku akan tinggal di apartemen itu, maka aku harus lapor kepada Pengurus Apartemen.

Setelah melapor aku dimintai untuk ikut menjaga adik perempuan ketua pengurus apartemen yang kebetulan adiknya tinggal di sebelah kamar apartemen saudaraku, adik perempuan ketua pengurus apartemen itu ternyta bernama Tante Tia. Singkat cerita Hari kedua akupun orang baru mulai mencoba berkenalan dengan Tante Ana.

Dan ternyata setelah berkenalan ternyata beliau tidak terlalu tua, dan jika aku perkirakarakan usianya sekitar 31 tahunan. Tante Tia ini tipe wanita yang ramah dan baik sekali.Aku sedikit heran, Karena pada usianya yang sudah terhitung matang sekali tante Ana belum juga menikah. Agen Bandar Poker Online Terpercaya 

Ya mungkin saja Tante Tia punya masih focus dengan karirnya, Tante Tia ini mempunyai 2 pembantu, yang satu supir dan yang satu asisten rumah tangga di apartemennya.
Sampai pada suatu hari Tante Tia menitipkan kunci Apartemen-nya karena pada saat itu pembantu dan supir-nya sedang cuti karena pada saat itu hari raya idul fitri. Sehingga beliau tingal di rumah kakaknya di lantai 12. Tante Tia mempuyai perawakan Tinggi badan sekitar 166 cm, mempunyai pinggul yang besar, pantat yang bulat, pinggang yang ramping, perut singset dan ukuran Bra sekitar 36B.

Hal itu bisa dimiliki oLeh Tante Tia karena Tante Tia rajin senam aerobic, fitness, dan renang yang diikutinya secara rutin. Dengan wajah cantik dan warna kulit yang putih bersih, wajarlah jika Tante Tia menjadi impian banyak lelaki baik-baik maupun lelaki hidung belang.

Hingga pada suatu sore, saat saya pulang kerja saya mendengar ada ketukan pintu di apartemenku , kemudian saya intip dari lubang pintu ternyata Tante Tia,
“ Iya sebentar, oh ada tante ada yang bisa saya bantu tante ??, ” ucapku sambil membuka pintu.
“ Nggakk ada surat atau tagihan kartu kreditku nggak dari Front Office depan?, ” jawab Tante Tia.
“ Sepertinya ngga ada tante, ” jawabku
“ Eh aku numpang ke kamar mandimu ya, ” sambil meringis, mungkin dia udah kebelet.
“ Silahkan tan tapi kamar mandinya ngga sebersih punya tante lho, ” ucapku sambil tertawa.
“ Ngga apa apa, ” jawabnya.
Baru aku sadar bahwa Tante Tiaa memakai baju training tipis berwarna abu abu, dan membuat lekuk tubuhnya tercetak
“ Abis lari ya tan, ” tanyaku. Agen Bandar Ceme Online Terpercaya 
“ Iya tapi nyari kamar mandi susah mana liftnya lama lagi, ” ujar Tante Tia.

Aku baru teringat, Yah ampun tadi kan aku lagi nonton film porno di laptop memang kebetulan mau onani sih maklum belum ada pacar. Mati gue ketahuan dah sama Tante Ana. Ah bodo amat bodo amat kaya dia ngga pernah muda aja.
“ Hayo kamu tadi lagi ngapain Man? tanya si tante.
“ Ngga ngapa-ngapain kok Tan, ” jawabku sambil senyum balik.
Dan tanpa saya sadari tiba-tiba dia mengangkat tangan saya,

“ Herman, ” ujarnya tiba-tiba dan terlihat agak sedikit ragu-ragu.
“ Ya Tante ?, ” Jawab saya.
“ Kamu sering ya nonton film itu di kamar mandi ?, ” tanya dia.
“ Iya sih tan. Maklum tan belum punya pasangan ?, ” jawab ku terpaksa.
“ Terus pake sabun ya ?, ” ucap Tante Tia sambil tertawa.
“ Iya tan, udah ah aku jadi malu ditanya terus, ” Tegasku sambil ngomel.
“ Jangan marah dong , biasa lagi bujangan yang penting jangan main pelacur,nanti kena penyakit, ” jawab Tante Ana.

“ Eee… mau , dibantuin Tante nggak ?, ” sambungnya.
“ Maksud tante ?, ” Tanyaku.
Wah ibarat ada lanjutan dari film ku tadi nih. Kayaknya si tante horni abis,
“ Iya kamu nonton bareng tante kan biar ngga malu lagi, ” sambil melayang tangan Tante Ana ke selangkangan ku.
“ Sana ambil laptop mu, ” ucapnya.

Langsung aku menuju kamar mandi membawa laptop yang tersetel bokep tadi”
Saya selidiki tiap likuk tubuhnya yang masih terbalut baju training dan kemudian Tante Tia melepas atasannya sehingga terlihat tanktop tipis Putih yang agak transpran, sehingga dengan leluasa mataku melihat Pentil susunya yang menyembul keluar, karena dia tidak memakai Bra. Tanpa kusadari, di antara degupan jantungku yang terasa mulai keras dan kencang. Agen Bandar Super-Ten Online Terpercaya 

Saat itu kelaminku juga sudah mulai menegang. Dengan santai dia duduk tepat di sebelahku, dan ikut menonton Film blue yang sedang berlangsung,
“ Cakep-cakep juga yang main, ” akhirnya dia memberi komentarnya.
“ Dari kapanMan mulai nonton film beginian ?, ”tanyanya.

“ Udah dari dulu Tante, ” ucapku.

“ Mainnya juga bagus dan tidak kasar. Herman udah tahu rasanya belum ?, tanya dia lagi.
“ Ya sempet sih tan waktu di rumah sakit sama suster, ” ucapku.
“ Wah enak dong lagi sakit di servis suster, ” tanggapanya.
“ Iya tapi udah lama tan udah lupa rasanya, tapi kata temen-temen sih enak.
“ Emang kenapa Tante, mau ngajarin saya yah? Kalau iya boleh juga sih, ” ucapku.
“ Ah Man kok jadi nakal yah sekarang, ”, ujarnya sambil mencubit lenganku.
“ Tapi bolehlah nanti Tante ajarin biar kamu tahu rasanya, ”, tambahnya dengan sambil melirik ke arahku dengan agak menantang.

Tidak lama berselang, tiba-tiba Tante Tia menyenderkan kepalanya ke bahuku. Tapi aku hanya bisa pasrah saja oleh perlakuannya. Sebentar kemudian tangan Tante Tia sudah mulai mengusap-ngusap daerah tubuhku sekitar dada dan perut.
Jujur, karena baru kali ini aku diperlakukan oleh seorang wanita yang usianya diatasku. Kemudian Tante Tia mulai menciumi leherku, lalu turun ke bawah sampai dadaku. Sampai di daerah dada, dia menjilat-jilat ujung dadaku.

Tangan kanan Tante Tia juga sudah mulai masuk ke dalam celanaku, dan mulai mengusap-usap kelaminku. Aku mulai memberanikan diri untuk meraba celana yang dia pakai. Aku remas payudaranya dari luar tanktop, dan aku remas-remas, terkadang aku juga mengusap Puting tersebut dengan ujung jariku,
“ Sssss… Oughh… ya situ, ” ucapnya setengah berbisik.

Tiba-tiba dia memaksa lepas celana pendekku, dan diusapnya kelaminku. Akhirnya bibir kami saling berpagutan dengan penuh nafsu yang membara. Dan dia mulai menjulur-julurkan lidahnya di dalam mulutku. Sambil berciuman tanganku mulai bergerilya melalui celana trainingnya yang aku pelorotkan ke bawah.

Sesampai-nya pada celana dalamnya, rupanya sudah mulai menghangat dan agak lembab. Aku melepaskan celana dalam Tante Tia. Satu persatu kami membuka baju, sehingga kami berdua menjadi telanjang bulat. Kutempelkan jariku di ujung atas permukaan Vagina-nya.
Dia kelihatan agak kaget ketika merasakan jariku bermain di daerah seputar clitoris-nya.
“ Aghhh… Ssssss… Oughhh… terus Man, terus, ” ucap lirih Tante Ana.
Ketika jariku terasa mengenai akhir lubangnya, tubuhnya terlihat agak bergetar,
“ Eughhh… Man terus, Aghhh… Sssss… Aghhh… enak, sebentar lagi, Oughhh…, ” ujar Tante Ana.
Seketika itu pula dia memeluk tubuhku dengan sangat erat sambil menciumku dengan penuh nafsu.

Yang taklama dia mengalami Orgasme. Beberapa saat tubuhnya mengejang-ngejang menggelepar dengan hebatnya. Yang diakhiri dengan terkulainya tubuh Tante Tia yang terlihat sangat lemas di sofa,
“ Aku kapan Tante, kan aku belum dienakin sama Tante?, ” tanyaku.
“ Nanti dulu yah sayang, sebentar, Tante istirahat sebentar aja, ” ucap Tante Tia.

Tapi karena sudah sangat terangsang, kuusap-usap bibir Vagina-nya sampai mengenai clitoris-nya, aku dekati payudaranya yang menantang itu sambil kujilati ujungnya, sesekali Sehingga rupanya Tante Ana juga tidak tahan menerima paksaan rangsangan-rangsangan yang kulakukan terhadapnya.
Sehingga sesekali terdengar suara erangan dari bibirnya.

Aku usap-usapkan kontolku yang sudah sangat amat tegang di bibir Memek-nya sebelah atas. Sehingga kemudian dengan terpaksa dia membimbing batang kemaluanku menuju lubang Vagina-nya. Pelan-pelanku dorong kontolku agar masuk semua.
Kepala kontol-ku mulai menyentuh bibir Memek Tante Tia,
“ Sssss… Aghhhh…. ” rasanya benar-benar tidak bisa kubayangkan sebelumnya.

Baru masuk kepalanya saja aku sudah tidak tahan, lalu Tante Tia mulai menarik pantatku ke bawah, supaya batang Batangku yang perkasa ini bisa masuk lebih dalam.
Bagian dalam Memek-nya sudah terasa agak licin dan basah, tapi masih agak seret, mungkin karena sudah lama tidak dipergunakan. Namun Tante Tia tetap memaksakannya masuk,
“ Oughhhh… Herman, ” Desah Tante Tia.

Saat itu rasanya memang benar-benar luar biasa walaupun kontolku agak sedikit terasa ngilu, tapi nikmatnya luar biasa. Lalu terdengar suara erangan Tante Tia. Lalu Tante Tia mulai menyuruhku untuk menggerakkan kontolku di dalam memek-nya, yang membuatku semakin gila. Bandar Judi Online Terpercaya 

Dia sendiri pun mengerang-ngerang dan mendesah tak karuan.

Beberapa menit kami begitu hingga suatu saat, seperti ada sesuatu yang membuat liang Vagina-nya bertambah licin, dan makin lama Tante Hilda terlihat seperti sedang menahan sesuatu yang membuat dia berteriak dan mengerang dengan sejadi-jadinya karena tidak kuasa menahannya. Lalu tiba-tiba kejantanan-ku terasa seperti disedot oleh liang senggama Tante Tia.

Tiba-tiba dinding-dinding Pepek-nya terasa seperti menjepit dengan kuat sekali, bisa-bisa kalau begini terus aku bisa ngecrott cepet nih,
“ Sssss… Aghhhhhhhhhhhhhh… Tante Tia lagi nih, ” ucapnya dengan keras.

Saat itu juga makin basahlah di dalam Memek Tante Tia, tubuhnya mengejang kuat seperti kesetrum, ia benar-benar menggelinjang hebat, membuat gerakannya semakin tak karuan. Dan akhirnya Tante Tia terkulai lemas, tapi Batangku masih tetap tertancap dengan mantap.
Aku mencoba membuatnya terangsang kembali karena aku belum apa-apa.

Tangan kananku meremas payudaranya yang sebelah kanan, sambil sesekali kupilin-pilin ujungnya dan kuusap-usap dengan ujung jari telunjukku. Sedang payudara kirinya kuhisap sambil menyapu ujungnya dengan lidahku,
“ Sssss… Oughhh… Aghhhh…, ” desah Tante Tia sudah mulai terdengar lagi.

Aku memintanya untuk berganti posisi dengan doggy style. Aku mencoba untuk menusukkan Batangku ke dalam liang Memeknya, pelan tapi pasti. Kepala Tante Tia agak menengok ke belakang dan matanya melihat mataku dengan sayu, sambil dia gigit bibir bawahnya untuk menahan rasa sakit yang timbul. Sedikit demi sedikit aku coba untuk menekannya lebih dalam.

Kelaminku terlihat sudah tertelan semuanya di dalam Memek Tante Tia, lalu aku mulai menggerakkan kelaminku perlahan-lahan sambil menggenggam buah pantatnya yang bulat. Dengan gaya seperti ini, desahan dan erangannya lebih keras, tidak seperti gaya konvensional yang tadi.

Aku terus menggerakkan pinggulku dengan tangan kananku yang kini meremas payudaranya, sedangkan tangan kiri kupergunakan untuk menarik rambutnya agar terlihat lebih merangsang dan Sexy,
“ Sssss… Aghhh… Oughhh… terus Ndro… terus… Aghhh… Oughhh…, ” Tante Tia terus mengerang. Agen Judi Online Terbaik 

Beberapa menit berlalu, kemudian Tante Tia merasa akan orgasme lagi sambil mengerang dengan sangat keras sehingga tubuhnya mengejang-ngejang dengan sangat hebat, dan tangannya mengenggam bantalan sofa dengan sangat erat.

Beberapa detik kemudian bagian depan tubuhnya jatuh terkulai lemas menempel pada sofa itu.
Saat itu lututnya terus menyangga pantatnya agar tetap di atas, dan aku merasa Batangku mulai berdenyut-denyut dan aku memberitahukan hal tersebut padanya, tapi dia tidak menjawab sepatah kata pun. Yang keluar dari mulutnya hanya desahan dan erangan kecil, sehingga aku tidak berhenti menggerakkan pinggulku terus.

Aku merasakan tubuhku agak mengejang seperti ada sesuatu yang tertahan, sepertinya semua tulang-tulangku akan lepas dari tubuhku, tanganku menggenggam buah pantat Tante Tia dengan erat, yang kemudian diikuti oleh keluarnya cairan maniku di dalam liang Vagina Tante Ana. Tubuhku terasa sangat lemas sekali.

Setelah kami berdua merasa agak tenang, aku melepaskan kelaminku dari liang nikmat milik Tante Tia.

Dengan raca kecapaian yang luar biasa Tante Tia membalikkan tubuhnya dan duduk di sampingku sambil menatap tajam mataku dengan mulut yang agak terbuka, sambil tangan kanannya menutupi permukaan Vagina-nya.

“ Wah kok ngga ditarik sih Man, nanti aku hamil lho ?, tanyanya dengan suara yang agak bergetar.

“ Maaf tan aku lupa abis keenakan sih, ” jawabku

“ Ya sudahlah… tapi lain kali kalau sudah kerasa kayak tadi itu langsung buru-buru dicabut dan dikeluarkan di luar ya ?, ” ujarnya menenangkan diriku yang terlihat takut.

“ I… iiya Tante, ” jawabku sambil menunduk.“ Ya santai aja aku sebenarnya udah minum pil kok Sayangg, ” jawan Tante Hilda. Agen Judi Online Uang Asli 

Wah rupanya nih tante udah pengalaman dalam hal beginian, tapi ngga apa-apa dah gua belagak culun aja. Kemudian kami berpelukan di sofa, dan melakukan perbuatan itu sekali lagi tapi di kamar mandi.
Share:

Cerita Seks Keperawanan Sudah Hilang

Sexsex Puas - Ini cerita nyata, Sebut saja namanya Vina (nama samaran) usia 21 tahun asal salatiga. bentuk tubuh tak beraturan, putih mulus seperti sapi, wkwkwkwkwk. Badan agak kurus dan bertoket padat bulat kira-kira berukuran 32 B… dia seorang perawat alumni akademi keperawatan di kota Semarang. Setelah lulus dari akademi keperawatan di hendak melamar kerja di salah satu lokasi tinggal sakit di kota Semarang.

Cerita Seks Keperawanan Sudah Hilang

Pada sebuah hari Vina meminta tolong untuk temanya Desi (nama samaran) guna menginap semalam di kostnya, sebab jadwal test interview Rumah sakit tersebut dibuka jam 6 pagi. Kalau Vina berangkat dari rumah, fobia telat dan tak dapat mengikuti test, Vina lantas menghubungi Desi. Agen Judi Online 

“Halo, Desi……..”
“Iya Vin…..” -cerVina hot-
“Dess bantu bantuin aku ya,….”
“Bantuin apa Vin?”
“Boleh ngga aku nginep di lokasi kost kamu,,, semalam aja, soalnya kelak aku terdapat test interview pagi…”
“Duuhhhh ngga dapat Vii…. Malam ini cowok ku pun mau nginep di kostku…”
“Lhaaah gimana donk Dess,, mintain pertolongan ama temen anda dong Ma…. Aku nginep semalem aja…. Pleaseeeeee…???”
“Ouw ya udah Vii, jajaki aku tanyakan dulu ama temenku… nanti aku kabarin lagi….”
“Makasih banget ya Des,, pokoknya plisss tolong aku……????”

Beberapa menit kemudian, Desi kasih kabar ke Vina bahwa ada di antara dari temanya yg dapat di tumpangi kostnya semalam, dan kesudahannya Vina juga berangakat dari rumahnya sekitar jam 7 malam dan mendarat di semarang jam 10 dan langsung mendatangi Desi untuk mengirimkan ke lokasi kost temannya tersebut.

Waktu tersebut hujan deras, Desi dan Vina mengarah ke tempat kost temanya mengunakan sepeda motor, setibanya di sana Desi langsung mengetuk pintu dan keluarlah temanya dari dlm kamar kost… dan ternyata rekan Desi tersebut seorang laki-laki sebut saja namanya Pran (nama samaran).. Vina juga langsung bersalaman dan berkenalan.

“sejenak Vina terkejut dan shok ternyata dia hendak diinapkan ke kost nya si Pran”. Kemudian Vina unik dan membisiki Desi. Agen Bandar Poker 

“Kok anda gitu sich Des??,,,-cerVina hot- masa aku anda suruh istirahat di kost Pran???’”
“Ngga papa Vi, dia baik kok orangnya… dia sahabatku dari SMP, percaya dech ama aku”…
“Tp gimana doonk,,, aku kan ngga enak….????”
“Ya udah kalo ngga mau, apa periksa in aja di hotel??? Aku anter…??? “
“Aku lagi ngga ada duit Des….”
“Ya udah anda tidur sini aja, lagian kan Cuma numpang 5 jam kan?.. kelak kamu jam 5 udah berangkat test”…

Karena hujan deras, uangpun pun ngga ada, kesudahannya Vina inginkan menginap di lokasi Pran. Desi juga meninggalkan Vina… lantas Vina masuk ke kost Pran dan meminta ijin guna menginap semalam.

Kemudian dua-duanya pun mengobrol… selang sejumlah waktu, Vina Tanya untuk Pran, dimana Kamar mandinya??? Karena Vina inginkan ganti baju sebab basah… lantas Pran menunjukan Kamar mandinya dan mengantarnya.

Masuklah Vina ke kamar mandi dan berganti baju. Ketika hendak ganti pakaian, ternyata Vina tak sempat ngga bawa Bra dari rumah…. Sedangkan Bra yg digunakan basah kehujanan.. Vina juga bingung, dan dgn darurat Vinapun melulu memakai kaos singlet ketat tanpa Bra dan celana Boxer. Agen Bandar Ceme 

Dgn malu malu dan rasa tdk enak Vina terbit kamar mandi dgn memblokir dadanya yg padat dan montok. Pran mendadak terkejut dan takjub melihat tubuh Vina yg ideal dgn perut yg kurus tetapi toketnya padat dan montok dan menyaksikan tdk terdapat tali Bar di pundaknya.. (munculah niat jahat dan benak mesum)… lantas diantar pulang kekamar oleh Pran,.


Sampai di kamar Vina dgn malu malu Vina bilang untuk Pran, bahwa dia mau istirahat karena kelak berangkat pagi jam 5…. Namun Vina mulai merasa tdk nyaman sebab Pran terus memandanginya dgn wajah mupeng dan sarat nafsu,… Namun Vina percaya apa kata Desi, bahwa Pran orangnya baik….

kemudian Pran mengajak Vina istirahat di kasur dan Pran istirahat di lantai dgn memakai tikar sebab kasurnya kecil melulu ukuran 1 orang saja (maklum kost murah ukuran 3 x 3 meter) berdampingan dgn kasur yg digunakan tidur Vina ….

Tak lama lantas Vina langsung tertidur sebab capek…. Pran belum dapat tidur dan masih mainan HP… sesekali Pran melirik Vina yg sedang tidur… menyaksikan tidurnya oleng menghadap ke tembok membelakangi Pran. Agen Bandar Domino 

Tampak bokongnya semok dan montok tanpa selimut, lantas punggungnya tampak tanpa tali BH … batang penis Pran mulai tegang dan sesekali Pran memotret tubuh Vina memakai HP nya.

Tak lama lantas Vina juga berubah posisi terlentang, tampak toketnya yg padat montok dan putingnya yg menonjol tampak dari singlet yg dipakainya… Pran terus memotret tubuh Vina sejumlah kali…. Karena Susana sepi dan hujan deras, tanpa berfikir panjang Pran lantas mendekati Vina dan istirahat disampingnya…. Seketika tersebut Vina terkejut dan terbangun sambil memberontak dan berbicara. Agen Bandar Ceme Keliling 

“kamu inginkan ngapain mas????” apa apaan ini mas? “…..
“tenang saja Vina, malam ini Vina perlu kehangatan… (sambil tertawa dan unik tangan Vina)…..
“aku ngga mau bila kaya gini mas…” tidak boleh apa apain aku mas” aku masih PERAWAN mas” (sambil menangis ketakutan )’’
“aku ngga bakal ngapa-ngapain kamu, aku hanya pengen istirahat di deket kamu”
“jangan mas, aku ngga inginkan mas… mas Pran jangan….”
“percuma anda teriak, ngga bakal ada yg dengar …. “

Dgn sarat nafsu lantas Pran unik Vina dgn kuat sampai Vina dlm suasana terlentang dan langsung ditindih dgn tubuh Pran. Dlm suasana menangis, bibir manisnya diciumi oleh Pran, tangannya di pegang keatas dan di tekan powerful oleh Pran… Pran terus menciumi bibir dan leher Vina…

Karena sdh tdk melawan, kesudahannya Vina juga pasrah dgn keadaan.. Pranpun meremas toket Vina yg padat dan montok… Vina hanya dapat menangis seraya meronta, tetapi tak dihiraukan oleh Pran…

“Vina nikmati malam ini Vina??…”
“Jangan mas jangan… aku belum pernah mengerjakan seperti ini (sambil menangis dan memberontak)…”
“malam ini aku ajari teknik ngesex”…..
“jangan mas… plisss masss jangannn”


Karena sdh tdk bisa melakukan apa apa, Vina pun melulu pasrah dan menangis, .. Melihat Vina sdh tampak lemah dan pasrah, tanpa menantikan lama, Pran langsung menyibakkan kaos Vina, tampak Toketnya yg montok padat dan putih mulus terawat, putingnya yg mancung berwarna cokelat kemerahan, meningkatkan birahi Pran semakin membara… lantas Pran menjilat dan menghisap puting Vina, seraya meremas-remas toketnya dgn sarat nafsu….

“aku paling beruntung sekali dapat melihat toket montokmu dek…”
“jangan mas, aku mohon tidak boleh mas Pran, aku belum pernah laksana ini…”

Nafsu Pran semakin tak tertahan… dia lantas melepas celananya dan unik tangan Vina guna memegang dan mengocok batang penisnya.. tetapi Vina tdk inginkan dan terus memberontak… kemudian ditunjukkan batang penisnya ke mulut Vina seraya di sodok sodokan ke wajah Vina…

Vina yg sdh tdk berdaya hanya dapat memberontak… batang penis yg sdh tegak mengeras dan nafsu yg tak tertahankan, kesudahannya Pran tanpa kata langsung melepas kaos celana Vina… tampak jembut Vina yg lebat dan halus, dgn paha yg putih mulus, Pran langsung memegang kemaluan Vina dan menciumi bibir Vina. Agen Bandar Poker Texas 

Kemudian Pran langsung menindih tubuh Vina yg sdh telanjang, dia buka paha Vina dan mulai menyodokan Batang penisnya ke lubang kemaluan Vina. Vina sdh pasrah dan sdh tdk dapat memberontak… berulang kali Pran berjuang memasukan Batang penisnya tetap tdk bisa, hingga Vina menangis kesakVinan tetapi sdh tdk bisa melakukan apa apa lagi, melulu menutup mulutnya dgn tanganya saja….

Pran lantas membasahi lubang kemaluan Vina dgn air liurnya yg diletakan tangan lantas mengusapkan ke kemaluan Vina berulang kali, dgn sarat nafsu dan memaksakan guna masuk kedalam lubang kemaluan Vina kesudahannya batang penis Pran masuk ke lubang kemaluan Vina dan langsung digenjot terbit masuk dgn birahi tinggi, menyaksikan toket nya yg montok padat, putting yg mancung dan tangisan Vina. Agen Bandar Super-Ten 

Tanpa berfikir dan menghiraukan Vina, Pran terus menggenjot lubang kemaluan Vina dgn Batang penisnya, sesekali seraya meremas dan mengisap putting Vina… Vina terus menangis tersedu dan menyangga rasa sakit, sebab baru kesatu mengerjakan sex..

Setelah sekitar 15 menitan dan Pran sdh menikmati klimax dan hendak memuntahkan seprma, kemudian di tarik keluar batang penisnya dari lubang kemaluan Vina dan menyemprotkan ke wajah sampai tercecer hingga leher dan toket Vina…. setelah menerbitkan sperma ke wajah Vina, Pran terkejut, semua batang batang penisnya berdarah…..


“kamu benar benar masih perawan Vin???”
“aku ngga pernah mengerjakan seperti ini mas (sambil menangis dan memejamkan mata)”
“maafin aku ya vin??? aku benr-bener ngga tau kalo anda masih perawan….””
“aku sdh tdk berharga lagi mas, ini yg aku jaga dan melulu ini yg berharga dari aku mas, tp mas sdh mengambilnya…..”

Kemudian Pran mencuci spermanya yg tercecer di wajah Vina lalu mendekap dan menenangkannya. Satu persatu pakaian Vina di ambilkan dan Vinapun memakainya.
Share:

Cerita Seks Security Yang Sangat Bernafsu

Sexsex Puas - Aku seorang wanita yang masih menyandang predikat jomblo hingga saat ini, padahal usiaku sudah menginjak 25 tahun. Namaku Tari seorang wanita keturunan Medan Jawa yang kini menetap di Jakarta setelah bisa di bilang sukses berkarir di sini, saat ini aku sudah memegang 2 cabang perusahaan yang bergerak di bidang alat kosmetik atau lebih di kenal dengan alat kecantikan.

Cerita Seks Security Yang Sangat Bernafsu


Dalam satu perusahaan ada ratusan karyawan yang bekerja padaku, kebanyakan dari mereka semua adalah wanita yang masih berumur di bawah usia 30 tahun. Dan terkadang aku iri pada mereka yang sudah memiliki kekasih atau pacar yang biasanya berpacaran di dalam perusahaan bahkan sering aku lihat mereka melakukan adegan cerita sex. Tapi sikapku memperlihatkan wanita yang tegar seakan tidak butuh seorang pendamping.

Mungkin karena itu kebanyakan cowok yang mencoba untuk mendekatiku mundur teratur ketika tahu kalau aku termasuk wanita yang sukses dalam karir. Mungkin juga karena sikap dinginku pada mereka tapi bukannya aku orang yang songong ataupun sombong tapi karena aku merasa tidak pede dengan postur tubuhku yang bisa di  bilang pendek meskipun tertutupi oleh langsing tubuhku.


Hingga di usiaku kini belum pernah aku melakukan adegan cerita sex ataupun berbuat mesum. Sampai pada suatu hari seperti biasa aku berada di dalam ruanganku sedangkan karyawanku sudah pada pulang semua, aku masih menyelesaikan pekerjaanku yang belum kelar karena aku paling malas membawa pekerjaan kerumah meskipun hanya di depan laptop.

Karena aku ingin ketika sampai di rumah merupakan waktu untuk beristirahat, kira-kira satu jam lebih aku berada di dalam ruanganku tiba-tiba aku melihat salah satu security perusahaan yang masuk dalam ruanganku ” Ada apa .. ” Tanyaku padanya sebenarnya aku tahu kalau dia bernama Ritwan karena dia termasuk security yang sering dibicarakan banyak karyawan wanita di sini.


Ritwan termasuk pemuda yang supel juga sering aku lihat dia banyak berteman ” Oh ini bu saya kira tidak ada orangnya dalam ruangan ini …” Jawabnya sambil menunduk dan aku lihat diapun berlalu dari hadapanku. Memang di lihat dari dekat Ritwan begitu tampan dan juga menarik kalau menurutku, andai dia mau menjadi pacarku, batinku dalam hati dan hanya berani berkata di dalam hatiku.

Sampai akhirnya akupun tidak lagi melihat punggungnya, setelah itu kembali aku melanjutkan pekerjaanku. Dan tidak berapa lama kemudian Ritwan kembali mendekat padaku lambat laun dapat aku lihat kalau matanya sudah di penuhi oleh nafsu, mirip sekali dengan pemain dalam adegan cerita sex. Diapun mendaratkan ciumannya pada bibirku, bisa saja aku menolak tapi aku terdiam menikmatinya.

Apalagi ketika tangannya mulai menggerayangi tubuhku dia angkat tubuhku untuk jadi lebih tinggi dan dengan leluasa dia menyusuri setiap lekuk ” Ooouuuggghh… ooouuuggghhh… ooouuggghh….. ooouugghh… eeeeuummppphh… ” Desahku menahan rasa nikmat. Dan diapun langsung memasukkan kontolnya dalam memekku yang telah dengan mudah dia lepas pakaianku dan terlihat aku dalam keadaan telanjang.


Pertama kali dia masukkan terasa sakit tapi begitu dia goyang ” Ooouuggghh… aaaaaggghhh… aaaaggghh… Ritwan… aaaaggghh… ” Keluar kata-kata itu dari dalam mulutku dan Ritwanpun tersenyum melihat aku ” Aaaaaggghh… aaaagghhh… aaaagghhh.. ka..mu.. tahu.. namaku… sa..yang…… ” Katanya mungkin dia mengira kalau aku tidak memperhatikannya.

Sampai akhirnya diapun kembali menggoyang pantatnya semakin keras dan akupun mendengar ” Aaaaaagggghhh…. aaaagggghhh….. aaaagggghhh… ” Muncrat sudah sperma Ritwan kala itu, mungkin dia masih merasa takut padaku, karena itu akupun memeluk tubuhnya dengan begitu mesra dan aku lihat saat itu diapun tersenyum puas dan terlihat begitu senang karena aku tidak marah.
Share:

Cerita Sexsex Puas Kenikmatan Janda Muda yang Tidak Tertahankan

Cerita Sexsex Puas Kenikmatan Janda Muda yang Tidak Tertahankan

Sexsex Puas - Nama saya Rahman, saya berusia 23 tahun dan saat ini saya kuliah dan bekerja. Cerita ini bermula pada saat saya jalan- jalan dengan teman- teman saya di suatu kawasan di Jakarta yang memang sudah cukup terkenal di kalangan anak muda.Saat saya sedang melintas di jalan Sudirman saya melihat seorang wanita dan saya menghentikan kendaraan saya lalu kami pun berkenalan.Wanita tersebut bernama Nina dan dia masih berumur 19 tahun dengan tinggi kurang lebih sekitar 175 dan dengan ukuran bra sekitar 36 C akhirnya saya menawarkan dia untuk mengantar pulang dan dia pun setuju, maka akhirnya kami jalan pulang tanpa ada apa- apa.


Kesokan harinya pada pukul 10.00 Nina menghubungi saya via HP saya"Hallo, Rahman ya?""Siapa nih?", tanya saya"Nina, masa lupa yang semalam kenalan..""Oh, iya.. lagi dimana nih.""Lagi di Blok M, kamu ada acara nggak hari ini?""Ehmm, nggak ada tuh kenapa?" , jawab saya"Bisa jemput?""Ya udah dimana?""Di McDonald Blok M aja ya jam 11.00""Ok"Singkat cerita langsung saya meluncur ke arah Blok MSesampainya disana kami ngobrol sejenak lalu kami memutuskan untuk pergi.


"Mau kemana nih?" tanya saya"Terserah kamu aja..""Main kerumahku sebentar yuk mau nggak?""Ok", jawabnya dengan santai."Ga takut?" , tanya saya"Takut apa?""Kalo diperkosa gimana?"Tapi dia dengan santainya menjawab, "Ga usah diperkosa juga mau kok.. he.. he.." sambil melirik kearahku dan mencubit manja pinggangku.Kemudian saya bertanya, " Bener nih?"Dia menjawab, " Siapa takut?"Lalu segera kita meluncur ke arah rumahku di bilangan Tebet yang memang sehari-harinya selalu kosong. 

Begitu sampai saya lalu mempersilahkan Nina untuk masuk lalu kami duduk bersebelahan dan saya menggoda dia."Bener nih nggak takut diperkosa?"Dia malah menjawab, "Mau perkosa aku sekarang?" ujarnya sambil membusungkan dadanya yang montok itu.Aku tidak tahu siapa yang memulai tiba- tiba bibir kami sudah saling bertemu dan saling melumat, dan memainkan lidah nya di mulutku. Tangan kirinya melepas bajuku dan aku tak mau ketinggalan, saya ikut membuka kaos ketatnya itu dan melepas BH nya.


Ciumanku menjalar menyusuri leher dan belakang kupingnya."Ahh.. esst.. terus yang..", Nina udah mulai meracau tidak jelas saat lidah saya turun ke dadanya diantara kedua bukitnya.Lidah saya terus menjalar di buah dadanya namun tidak sampai pada pentilnya.Nina mendesah-desah, "Man isep Man ayo Man gue pingin elo isep Man.."Namun aku tidak memperdulikannya dan masih bermain di sekitar pentilnya dan turun ke perut sambil perlaha-lahan tanganku membuka celananya dan masih tersisa celana dalamnya.Akhirnya kepalaku ditarik Nina dan ditempelkannya teteknya ke mulutku."Ayo Man isep Man jangan siksa gue Man.."Akhirnya mulutku menghisap tetek sebelah kirinya sedangkan tangan kanan ku meremas- remas tetek sebelah kanannya.

"Ohh.. aah.. esst.. enak Man terus sedot yang keras Man gigit Man ohh..", racaunya.Sambil kusedot teteknya bergantian kiri dan kanan tanganku bergerilya di bagian pangkal pahanya sambil menggosok- gosok klitorsnya dari bagian luar celana dalamnya.Nina pun tidak sabar, akhirnya dia membuka celanaku termasuk celana dalamku sehingga mencuatlah 'adekku' yang sudah berdiri tegak itu dan Nina terpana."Gila gede banget Man punya elo.."Dan tanpa dikomando langsung Nina memasukan kontolku ke dalam mulutnya yang mungil, terasa penuh sekali mulut itu, Nina menjilat- jilat ujung kemaluanku terus turun ke bawah sampai selurh batangnya terjilat olehnya."Ah.. enak Ni terus Ni" aku pun menahan nikmat yang luar biasa.

Akhirnya aku berinisiatif dan memutar tubuhku sehingga posisi kami menjadi 69. Sesaat aku menjilati bagian bibir vaginanya Nina mendesah."Ah.. enak Man esst.. terus Man.."Akhirnya Nina menggelinjang hebat ketika lidahku menyentuh bagian klitorisnya."Ahh.. Man aku sampai Man.." sambil mulutnya terus mengelum penisku sedotan Ninapun semakin cepat dan kuat pada penisku maka aku merasakkan denyut-denyut pada penisku."Ni, gue juga mau sampai Ni ahh..""Barengan ya.."Mendengar itu Nina makin bernafsu menyedot-nyedot dan menjilati penisku dan akhirnya.."Acchh.. ach..", crot.. crot.. crott.., 8 kali penisku menyemprotkan sperma dalam mulut Nina dan dia menelan semuanya sehingga kamipun keluar secara bersamaan.

Akhirnya Ninapun menggelimpang disampingku setelah menjilati seluruh penisku hingga bersih."Makasih ya Man aku dah lama nggak orgasme sejak suami gue kabur..", kata Nina"Emang suami kamu kemana?""Ga tau tiba- tiba dia ngilang setelah gue ngelahirin anak gue""Lho kamu dah punya anak?""Udah umur setahun, Man"Kemudian Nina memeluk saya dengan eratnya. Lalu dia mendongakkan kepalanya ke arah saya, lalu saya cium bibirnya lembut dia pun membalasnya tapi lama-kelamaan ciuman itu berubah menjadi ciuman penuh nafsu. Kemudian Nina memgang kemaluan saya yang masih terbuka dan meremas-remasnya sehingga secara otomatis 'adikku' langsung berdiri dan mengeras.


Kemudian Nina menaiki tubuh saya lalu menjilati habis seluruh tubuh saya mulai dari mulut hingga ujung kaki."Ach.." desahku sejalan dengan jilatan di tubuhku.Kemudian Nina mengulum penisku terlihat jelas dari atas bagaimana penisku keluar masuk mulutnya yang mungil itu."Ah. sst.. enak Sayang terus sedot Sayang achh.." desahanku semakin mengeras.Lalu kuputar tubuhku sehingga posisi 69 dengan Nina diatas tubuhku lalu aku menjilati vagina Nina dan kuisep klitoris Nina."Ahh.. enak Man terus Sayang, aku Sayang kamu achh.." desah Nina meninggi.Kemudian Nina memutar tubuhnya kembali dan dia memegang 'adikku' yang sudah siap tempur itu, dipaskannya ke liang vagina setelah pas perlahan-lahan diturunkannya pantat Nina.

Sehingga perlahan- lahan masuklah penis saya ...
...ke liang senggama Nina"Auw.. sst.. ohh.. geede banget sih punya kamu yang" lirih Nina.

"Punya kamu juga sempit banget Yang, enak.. ah.." kataku.Perlahan-lahan aku tekan terus penisku ke dalam vaginanya yang sempit itu. Akhirnya setelah amblas semuanya Nina mulai mengerakan pinggulnya naik turun sehingga membuat penis saya seperti disedot- sedot.Nina berada diatasku sekitar 15 menit sebelum akhirnya dia mengerang."Ahh.. Sayang aku keluar Yang, ahh.." racaunya.Setelah itu tubuh dia melemas dan memeluk aku namun karena aku sendiri juga mengejar puncak ku maka langsung kubalik tubuhnya tanpa melepas penisku yang ada di dalam vaginanya. Setelah aku berada diatasnya maka langsung kugenjot Nina dari atas terus menerus hampir kurang lebih 20 menit hingga akhirnya Nina mengalami orgasme yang ketiga kali dalam waktu yang singkat ini.

"Ahh.. Sayang aku keluar lagi Sayang ahh.." Desah Nina."Kamu lama banget sih Sayang" desah Nina sambil terus menggoyangkan pinggulnya memutar."Ahh terus Sayang sstt enak Sayang terus.." racaunya."Iya aku juga enak Sayang terus Sayang ahh.. enak Sayang mentok banget ah.." racauku tak kalah hebatnya.Akhirnya setelah aku menggenjot Nina selama kurang lebih 40 menit aku merasakan seperti ada yang mendesak ingin keluar dari bagian penisku."Sayang, aku mau keluar Sayang""Mau di dalam atau diluar Sayang?" kataku."Bentar Sayang aku juga mau keluar lagi nih ahh.." desah Nina."Di dalem aja Sayang biar aku tambah puas" desah Nina lagi.


"Ahh.. sst.. Sayang aku keluar Sayang ahh.." racauku"Barengan Sayang aku juga sampai ah.. ahh.. oh.." desah Nina."Ahh.. Sayang aku keluar Sayang ahh.. sst.. ohh.." desahku."Aahh" menyemprotlah spermaku sebanyak 9 kali."Emmhh.." saat itu juga si Nina mengalami orgasme."Makasih ya Sayang" kata Nina sambil mencium bibirku mesra.Setelah itu kami langsung membersihkan diri di kamar mandi dan didalam kamar mandi pun kami sempat 'main' lagi ketika kami saling membersihkan punya pasangan kami masing- masing tiba-tiba Nina jongkok dan mengulum punyaku kembali dan au dalam posisi berdidi mencoba menahan nikmatnya.

Namun aku tidak tahan menahan gejolak yang ada maka aku duduk di ws dan Nina duduk di atasku dengan posisi menghadapku dan dia memasukkan kembali penisnya kedalam vaginanya."Bless.. ahh.. sst.. enak Sayang ahh.." racaunya mulai menikmati permainan.Namun setelah 15 menit aku merasa bosan dengan posisi seperti itu maka aku suruh memutar tubuhnya membelakangi aku dan aku angkat perlahan tanpa melepas penisku dan aku suruh Nina menungging dengan berpegangan pada tepian bak mandi dan ketika dia menungging langsung aku genjot maju mundur sambil meremas-remas buah dadanya yang mengayun-ayun."Ah.. Man aku mau keluar Man.." desahnya."Man aah.." , terasa cairan orgasme Nina kembali membasahi penisku.Karena kondisi Nina yan lemas maka aku memutuskan untuk melepaskan penisku dan Nina melanjutkannya dengan mengulum penisku hingga akhirnya..


"Ni aku mau keluar Sayang.. ah..", Sambil kutekan dalam-dalam kepalanya ke arah penisku sehingga terlihat penisku amblas semua ke mulutnya yang mungil itu.Dan ketika Nina menyedot penisku maka.. "Ah.. Ni.." akhirnya aku semprotkan seluruh spermaku ke mulut Nina dan aku lihat Nina menelan semua spermaku tanpa ada yang tumpah dari mulutnya bahkan dia membersihkan penisku dengan menjilati sisa-sisa seluruh sperma yang ada.Setelah itu kami saling membersihkan tubuh kami masing- masing dan kami kembali ke kamar dengan tubuh yang sama-sama telanjang bulat dan kami tiduran sambil berpelukan tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh kami dan kami saling mencium dan meraba serta ngobrol- ngobrol sejenak.Tanpa terasa kami sudah berada di rumahku hampir selama 4 jam.

Maka akhirnya kami mengenakan baju kami masing-masing dan setelah itu aku mengantarkan Nina pulang ke kostannya di daerah Blok M dan berjanji untuk saling menghubungi. Hingga saat ini diturunkan kami masih sering melakukan hubungan intim.
Share:

Cerita Seks Nikmat Sekali Mendapatkan Pelampiasan atas Kerinduanku

Sexsex Puas - Namaku Diana, aku berusia 28 tahun dan sudah berumah tangga. Aku memiliki dua anak dan suamiku bekerja sebagai karyawan swasta. Sudah 7 tahun aku menikah dengan suamiku, anakku masih berumur 2 tahun dan 5 tahun. Namun anak keduaku diminta kakak iparku karena tidak mempunyai anak sudah menikah bertahun-tahun. Kini aku merawat anakku yang sudah masuk sekolah TK.

Cerita Seks Nikmat Sekali Mendapatkan Pelampiasan atas Kerinduanku


Kebutuhan yang semakin mendesak membuat aku tidak puas dengan penghasilan suamiku saja. Setiap hari selalu bertengkar karena aku selalu merasa kurang. Satu bulan satu juta bagiku sangat kurang, suamiku melarang aku untuk bekerja. Dia takut aku berselingkuh, ya wajarlah aku memiliki paras yang cantik tubuh sexy. Suamiku over terhadapku banyak melarangku keluar dari rumah jika tidak dengannya.

Lama-lama suntuk setiap hari di rumah hanya merawat anak saja tidak ada hiburan lain. Over protektif tetapi dia tidak bisa memenuhi kebutuhan sosialku. Kalau saja dia mampu memenuhi semua permintaanku mungkin aku nurut dengannya. Aku mencari informasi tentang lowongan pekerjaan yang cocok denganku. Aku berniat menitipkan anakku dengan nenekknya.


Sehingga aku bisa bekerja mencari nafkah dari jerih payah sendiri. Banyak tetanggaku yang memberikan informasi bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan gaji lumayan besar. Aku pun berniat untuk bekerja, aku menitipkan anakku ke nenekknya. Suamiku marah besar namun aku tak menghiraukannya. Aku tetap pada pendirianku dan ingin mengubah nasibku yang hanya ibu rumah tangga.

Aku juga ingin seperti mereka yang punya kalung emas gelang dan motor pribadi. Aku memutuskan untuk pergi ke kota meninggalkan anak dan suamiku. Dari desa ke kota dengan perjalanan 5 jam, aku berusaha mencari lowongan pekerjaan. Aku pun diberi alamat oleh temanku ,alamat orang yang mencari pembantu rumah tangga.

Dengan ojek keliling kota aku menyusuri gang demi gang. Terik matahari menyengat sangat terasa , namun aku sudah berniat untuk bekerja. Hujan panas aku lalui karena ini awal perjuanganku. Akhirnya alamat yang aku cari ketemu juga, aku mencoba turun dari motor. Tapi aku takut untuk masuk ke dalam karena rumahnya besar dan megah.

Pagarnya tinggi dan ada seorang satpam yang menunggu di pos depan gerbang itu. Aku berjalan mendekati pak satpam itu, aku memberanikan diri untuk bertanya. Pak satpam itu baik dia menjawab pertanyaanku dan membenarkan bahwa majikannya membutuhkan pembantu rumah tangga. Aku pun dipersilahkan masuk , karena masih jam 4 sore aku harus menunggu majikan itu pulang.

Aku duduk didepan teras sambil menunggu , lama sekali. Tepat jam 7 datang sebuah mobil mulus memasuki garasi. Jantungku berdebar takut untuk bertemu dengan orang sekaya ini. Aku juga binggung seandainya tidak diterima aku harus pergi kemana. Aku lihat sepasang suami istri berjalan keluar dari mobil, dia melihatku dan berkata,

“siapa kamu?”

“saya berniat untuk bekerja disini bu sebagai pembantu di rumah ini…”


Tanpa pikir panjang mereka memintaku untuk masuk ke rumahnya. Aku masih terheran-herankan dengan seisi rumah ini. Mereka tanpa basa-basi langsung saja menerima aku di rumah itu. Aku diberikan satu kamar dan ternyata ada 1 lagi pembantu. Akhirnya aku mendapatkan pekerjaan walaupun hanya pembantu rumah tangga.

Kerja pagi bersih-bersih seisi rumah jika majikan pergi aku tiduran hingga sore hari. Kerja yang sangat nyaman, untung aja mbak Tutik pembantu juga dia baik dan sangat santai. Rumah sebesar ini hanya aku dan dia yang membersihkan seluruh ruangan. Satu dua bulan terlewati dengan cepat, aku mendapatkan upah 2.5juta perbulan. Aku juga bisa mengirim uang untuk anakku di desa.

Entah suamiku jarang menghubungi aku , aku pun tidak menghiraukannya. Yang penting sekarang aku memiliki uang sendiri aku bisa beli apa saja yang aku mau. Tak terasa 4 bulan sudah aku tinggal di rumah ini, ternyata aku memiliki rasa kangen dengan suamiku. Lama tidak dibelai dan bercumbu dengannya. Kalau aku pulang nanti gajinya dipotong, serba salah aku.

Aku menahan rasa kerinduan yang mendalam dengan suamiku. Tapi apalah daya bagiku uang segalanya untuk saat ini. Malam pun tiba aku tidak bisa tidur rasa kangen masih saja menghantuiku. Aku keluar kamar memakai daster yang sexy. Terihat belahan payudaraku yang montok, dan pahaku yang mulus. Dengan daster tanpa lengan aku terlhat semakin sexy seperti siap untuk dibelai pria.


Aku keluar kamar berniat untuk mengambil minum, tetapi aku melihat ruangan kerja Pak Gunawan masih terbuka. Padahal biasanya selalu tertutup aku takut jika pak Gunawan mengetahui ruangannya terbuka bisa kena marah nanti aku sama mbak Tutik. Aku berniat menutup ruangan kerja itu, aku lihat masih ada kunci yang menempel di dalam.

Aku pun masuk ke dalam untuk mengambil kunci dan kemuDiana menguncinya dari luar. Kunci yang aku ambil itu jatuh terpaksa aku mengambilnya, dan secara otomatis posisiku menungging. Ketika menungging terlihat pantatku yang lebar dan mulus itu. Aku pun tidak tahu jika pak Gunawan ada di dalam,

“ehhhmmmm…..” suara pak Gunawan dengan keras.

“mm…mmaaaaf pak… saya tidak tahu jika bapak di dalam…”

“ya nggak papa..masuklah dan kunci dari dalam…”

Aku tidak mengerti dengan ucapan pak Gunawan, dia memintaku untuk masuk ke ruangan sementara pintu dikunci. Aku pun menuruti permintaannya, aku kemuDiana duduk disofa. Aku sambil menutupi dada dan pahaku yang terlihat sexy,

“kamu sexy juga ya…aku baru sadar….”

“mmm..tadi saya nggak segaja keluar pak mau ambil minum…”

“boleh juga….” Ucap pak Gunawan sambil tersenyum.

Dia meminta aku untuk memijit pundaknya, sedangkan pak Gunawan berada di depan layar laptop. Aku memijit pelan dan takut jika istrinya terbangun. Karena kamar dan ruangan kerja itu berdampingan. Aku memijit dengan halus pak Gunawan sepertinya nyaman dengan pijitannku. Didepan layar computer itu dia membuka sesuatu lama sekali.

Pas udah buka dia ternyata melihat video, aku pun penasaran ikut melihat. Lama-lama video itu ada adegan ciuman dan pelukan, pas sekali dengan keadaaku yang rindu akan belaian pria. Video semakin panas, ada adegan seksnya. Mataku melotot, pijitan itu berhenti begitu saja,

“kok berhenti kenapa?” kata ak Gunawan.

“maaf pak saya jadi nafsu pak….” Ucapku dengan lugu.


Pak Gunawan kemuDiana membalikkan arah dan berhadapan denganku. Kursinya diputar kita pun saling bertatapan. Lampu dimatikan yang menyala hanyalah laptop pak Gunawan. Tangannya menarik tubuhku, dan dia dekap dengan erat. Aku pun diam saja, dia duduk dikursi kerja aku wajahnya mendekap perutku dengan erat.

Kebetulan sekali pak Gunawan membelaiku, memeluk dengan erat. KemuDiana aku duduk dipangkuannya, kursi menghadap ke layar laptop kembali. Aku duduk diatas pangkuan pak Gunawan, serasa ada yang mengganjal. Penis pak Gunawan yang menegang itu terasa sekali, besar dan kencang. Aku sedikit menggerakkan tubuhku, nikmat seperti ada gesekkan yang memang aku sengaja.

Nafas pak Gunawan berdesir terasa ketika menciumi leherku, nafsu semakin tumbuh. Birahi yang lama terpendam akhirnya datang juga. Jantungku serasa berdetak lebih kencang, darahku mengalir dengan cepat. Pikiranku sudah terpacu pada kenikmatan seks yang aku nantikan beberapa bulan ini. Setelah itu tangannya mendekap tepat dibawah payudara montokku.

Aku sangat horny, pak Gunawan menciumi leher ku. Putting susuku menegang kala itu aku tidak menggunakan bra, jemarinya mulai beraksi meremas payudaraku. Putingku yang besar itu menonjol dan dia putar-putar dari luar,

“aaaahhhhhhh pak…..nikmat….aaaaahhhhh……”

Tubuhku yang sexy itu bergerak merasakan kenikmatan, kedua tangannnya meremas payudaraku hingga birahi itu seketika memenuhi pikiranku. Aku mengangkang lebar, pantatku bertumpu pada paha pak Gunawan. Penisnya semakin menegang, memekku serasa bergetar ingin langsung menjepit penis nya. aku benar-benar terlihat binal dengan cepat aku membalikkan tubuhku.

Aku serasa orang yang haus akan seks, aku menggerakan seluruh tubuhku. Payudaraku aku sodorkan didepan muka pak Gunawan, memekku sudah berdenyut ingin dibelai. Aku dengan perlahan melepas dasterku , didepan mata Pak Gunawan payudaraku sudah siap untuk dinikmatinya. Putingku yang berwarna coklat kemerahan itu sudah tegak dan ingin segera dibelai.

Lalu aku meminta dia untuk menjilati putting susuku,

“jilaaat dong pakk, udah horny banget nih…..”

Lidah pak Gunawan menjulur perlahan dia menjilati putting susuku. Nikmat sekali , aku mengarahkan tangannya agar memegang payudaraku. Payudaraku aku masukkan ke dalam mulutnya, biar dia mengulumnya. Nikmat sekali pak Gunawan ngemut putting susuku, badanku bergerak karena nafsu semakin memuncak. Pak Gunawan sepertinya kurang agresif, jadi aku pemeran utama diatas kursi itu.
Aku memintanya untuk terus mengulum putting susuku secara bergantian,

“ooohhh…aaahhh…ooohhh….aaaaaaaahhhhhhhh….nikmat……..aaaaahhhhh……….”

Sembari aku menggoyang-goyangkan pantatku diatas penisnya , dia tetap mengulum putting susuku. Aku menggerakan pantatku di penisnya, terus bergesekan biar makin hot. Kita sudah telanjang bulat, memekku basah karena orgasme. Beberapa kali aku mengeluarkan cairan sehingga membuat memekku basah. Aku pun melepaskan payudaraku dan turun dari kursi.

Aku meminta pak Gunawan membuka kakinya lebar dan kemuDiana aku jilati selakangan pak Gunawan,

“aaahhhhh……nikmat sekali…..aaaaaaaahhhhhhhhhh…..” desah pak Gunawan.

Lalu aku mengulum penisnya, aku jilat terlebih dulu seluruh bagian penisnya. Hingga basah dan semakin tegang, aku terus berusaha memasukkan penisnya ke dalam mulutku. Terus aku kocok penisnya sembari mulutku mengulum penis pak Gunawan. Pak Gunawan tampak lemas dengan kebinalanku saat berhubungan sex,

“aaaahhhh sangat nikmat ooooohhh …. Aaaaaahhhh………”

Aku tarik penisnya ke dalam mulutku, aku sedot penisnya tanganku masih asik mengocok penisnya.

“ooohhhhhh…aaahhhh….aaaaaahhhhhh……..”

Aku melihat wajah pak Gunawan lemas menikmati kulumanku, aku pun naik ke pangkuannya kembali. Aku duduk dipangkuan aku bergoyang diatas paha pak Gunawan. Aku mencoba memasukkan penisnya ke dalam memekku, karena licin mudah sekali penis itu menerobos kenikmatan. Masuklah penis pak Gunawan ke dalam memekku,

“jleeebbbbbb…aaaaahhhh….aaakkhhh….ooohhh….” desahanku dengan keras.

Aku bergoyang diatas , aku menggerakkan pinggulku. Memekku bergerak maju mundur , sangat nikmat. Pinggangku dipegang erat dengan kedua tangan pak Gunawan, gerakan naik turun itu terjadi selama 5 menit. Aku dengan beringas dan keras menggerakan seluruh tubuhku. Payudaraku aku sodorkan tepat dimulutnya kembali.

Dia mengulum kembali putingku dan aku terus bergerak dengan sangat elastis. Aku menggoyangkan tubuhku dengan cepat gerakan itu pun sangat cepat,

“oooooohhhh….aaaaaahhh….ooohhhh……”

Aku meminta berubah posisi, aku dibaringkan di meja kerja yang luas. Pak Gunawan memasukkan penisnya dari atas , penisnya keluar masuk ke dalam memekku. Rasanya nikmat seperti di tusuk-tusuk,

“oooooohhhhhh….aaaaahhhh terus pak ….aaaahhhh…nikmat pak…..ooohhhhh……”

Pantatku tak kubiarkan diam, aku mengangkat pantat nikmat sekali. Aku menjepit penisnya ke dalam memekku, kemuDiana aku lepaskan. Dan aku jepit lagi, sangatlah nikmat,

“aaaaaahhhhh…..aaaaahhhhhhh…ooohhhhh…….”

Dengan gerakan jepit lepas , pak Gunawan tidak tahan dan kemuDiana,

“ccccrrrrroooottttttt…….cccccrrrroooottt……ccccccrrrrrootttt……”


Cairan itu banyak dan kental sekali dia semprotkan dibibirku. Aku mencoba menjilati dan menelan cairan itu. Nikmat sekali mendapatkan pelampiasan atas kerinduanku. Aku bergegas memakai baju kembali dan segera keluar dari ruangan. Aku pun mandi malam sambil aku rekam di video, kemuDiana aku kirim ke pak Gunawan.

Aku sering diminta untuk mengirim gambar sexyku atau video untuk dinikmati pak Gunawan jika sedang dinas di luar. Hubungan skandal sexs ku ini masih terus berlnajut sapai hari ini dan sampai sekarang belum ada mengetahui hubungan gelapku dengan pak Gunawan. Selama masih aman kenapa harus berhenti,hhe. Intinya aku suka sekali dengan perselingkuhanku dengan majikanku yang perkasa itu Sekian.
Share:

Label

333
333
333